Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gondishapur

Gondishapur adalah nama kota, universitas, dan rumah sakit bersejarah yang terletak antara Shushtar dan Dezful di Iran barat daya yang ada sejak era Kekaisaran Sasaniyah. Gandishapur dalam berbagai sumber disebut sebagai Vandishapur, Shapurgerd, dan Gandishapur yang berarti "Kursi Khuzestan", kalangan para pedagang Kristen menyebutnya “Betlehem”. Kota dan pusat pendidikan tinggi ini memiliki lembaga ilmiah yang terkemuka di bidang kedokteran, filsafat, matematika, dan astronomi. Kelanjutan pembangunan kotanya dilanjutkan pada masa pemerintahan Shapur II dan mencapai masa kejayaannya pada pemerintahan Anoushirvan, khususnya di lembaga ilmiah. Pembangunan rumah sakit, Baitul Hikmah di Bagdad, sekolah ,perkembangan intelektual dan budaya umat Islam pada abad pertengahan juga membawa perubahan besar-besaran pada lembaga pendidikan ilmiah Eropa.

tempat di Persia Sasaniyah
Diperbarui 16 Oktober 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini berisi tentang tempat secara umum. Untuk pusat pendidikan di tempat ini, lihat Akademi Gondishapur.

Gondishapur adalah nama kota, universitas, dan rumah sakit bersejarah yang terletak antara Shushtar dan Dezful di Iran barat daya yang ada sejak era Kekaisaran Sasaniyah. Gandishapur dalam berbagai sumber disebut sebagai Vandishapur, Shapurgerd, dan Gandishapur (kamp Pasukan Shapur) yang berarti "Kursi Khuzestan", kalangan para pedagang Kristen menyebutnya “Betlehem”. Kota dan pusat pendidikan tinggi ini memiliki lembaga ilmiah yang terkemuka di bidang kedokteran, filsafat, matematika, dan astronomi. Kelanjutan pembangunan kotanya dilanjutkan pada masa pemerintahan Shapur II dan mencapai masa kejayaannya pada pemerintahan Anoushirvan, khususnya di lembaga ilmiah . Pembangunan rumah sakit, Baitul Hikmah di Bagdad, sekolah ,perkembangan intelektual dan budaya umat Islam pada abad pertengahan juga membawa perubahan besar-besaran pada lembaga pendidikan ilmiah Eropa.[1][2][3][4]

Gondishapur adalah lembaga kajian terbesar saat itu yang melahirkan cendekiawan dari berbagai tempat dan bangsa seperti: Yahudi, Kristen, Yunani, Syam, dan India.[5] Bahkan Bozorgmehr Bakhtegan (Borzoyeh Tabib / Bouzarjomehr) pergi ke India atas pimpinan delegasi dokter dari pusat ini dan dokter-dokter terkenal seperti Sargis Ras Al-Aini Sariani, Gabriel Darsabt (Raja Hakim Bashi), Stefan Edsi, Tribonus pun berasal dari Gandi. Tujuh filsuf Yunani neo-Plato (529 M) yang terusir, kemudian mengajar di sana dan banyak keluarga medis dari istana Abbasiyah di Bagdad dikaitkan dengan pusat ilmiah ini. Di antara reruntuhan Gandishapur (Shahabad) saat ini, makam Syah Abolghasem (Shabolghasem) telah dinisbatkan kepada Yaqub Laith Saffar. Sebelum berganti nama menjadi "Shahid Chamran", Universitas Ahvaz disebut Universitas "Jundishapur".[6]

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ "Anthroposophical Leading Thoughts: The Apparent Extinction of Spirit-Knowledge in Modern Times". wn.rsarchive.org. Diakses tanggal 2016-07-30.
  2. ↑ "Academy of Gondishapur, The - SCHOEFFLER, HERBERT". www.rudolfsteinerbookcentre.com.au. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-02-02. Diakses tanggal 2016-07-30.
  3. ↑ Sease, Virginia; Schmidt-Brabant, Manfred (2003-01-01). Paths of the Christian Mysteries: From Compostela to the New World (dalam bahasa Inggris). Temple Lodge Publishing. ISBN 9781902636436.
  4. ↑ "Aspects of the Occult Significance of the Year 1998 | threeman.org". threeman.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-04-08. Diakses tanggal 2016-07-30.
  5. ↑ Dols (1987)
  6. ↑ "گندی‌شاپور (شهر)". ویکی‌پدیا، دانشنامهٔ آزاد (dalam bahasa Persia). 2021-01-20. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-08-07. Diakses tanggal 2021-01-24.

Daftar pustaka

  • Dols, Michael W. (1987). "The Origins of the Islamic Hospital: Myth and Reality". Bulletin of the History of Medicine. 61 (3): 367–391. PMID 3311248.
  • Fiori, Emiliano (2015). "Jundīshāpūr". Dalam Fleet, Kate; Krämer, Gudrun; Matringe, Denis; Nawas, John; Rowson, Everett (ed.). Encyclopaedia of Islam, THREE. Brill Online. ISSN 1873-9830.
  • Frye, Richard Nelson (1975a). The Golden Age of Persia. London: Weidenfeld & Nicolson.
  • Frye, Richard Nelson, ed. (1975b). The Cambridge History of Iran. Vol. 4. Cambridge: Cambridge University Press.
  • Hill, Donald (1993). Islamic Science and Engineering. Edinburgh: Edinburgh University Press.
  • Jalalipour, Saeid (2015). "The Arab Conquest of Persia: The Khūzistān Province before and after the Muslims Triumph" (PDF). Sasanika. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-11-02. Diakses tanggal 2022-05-24.
  • McDonough, Scott (2011). "The Legs of the Throne: Kings, Elites, and Subjects in Sasanian Iran". Dalam Arnason, Johann P.; Raaflaub, Kurt A. (ed.). The Roman Empire in Context: Historical and Comparative Perspectives. John Wiley & Sons, Ltd. hlm. 290–321. doi:10.1002/9781444390186.ch13. ISBN 9781444390186.
  • Shahbazi, A. Shapur; Richter-Bernburg, Lutz (2002). "Gondēšāpur". Dalam Yarshater, Ehsan (ed.). Encyclopædia Iranica, Volume XI/2: Golšani–Great Britain IV. London and New York: Routledge & Kegan Paul. hlm. 131–135. ISBN 978-0-933273-62-7.

Pustaka lanjutan

  • Elgood, Cyril (1951). A Medical History of Persia. Cambridge: Cambridge University Press.
  • Hau, Friedrun R. (1979). "Gondeschapur: eine Medizinschule aus dem 6. Jahrhundert n. Chr". Gesnerus. XXXVI (1–2): 98–115. doi:10.1163/22977953-0360102009.
  • Piyrnia, Mansoureh. Salar Zanana Iran. Maryland: Mehran Iran Publishing, 1995.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • İslâm Ansiklopedisi
  • Kulturenvanteri monument

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi
  2. Catatan kaki
  3. Daftar pustaka
  4. Pustaka lanjutan

Artikel Terkait

Kekaisaran Sasaniyah

Dinasti Kekaisaran Persia (224-651)

Mesir Sasaniyah

Mesir Sasaniyah (dikenal dalam sumber-sumber Persia Tengah sebagai Agiptus) mengacu pada pemerintahan singkat Mesir Bizantium dan bagian-bagian Libya

Rostam Farrokhzād

("panglima militer") untuk wilayah barat laut (kust) Adurbadagan di bawah kekuasaan raja-raja Sasaniyah Boran (m. 630–630, 631–632) dan Yazdegerd III (m. 632–651)

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026