Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Golongan darah resus

Golongan darah Rhesus adalah penggolongan darah yang terinspirasi dari primata Rhesus macaque. Rhesus merupakan jenis kera endemik dari India yang dahulu digunakan untuk mengetes darah orang. Penggolongan darah dengan sistem golongan darah Rhesus terbagi menjadi dua yaitu Rhesus + dan Rhesus -. Penggolongan darah Rhesus menghasilkan 3 kemungkinan susunan genotif dan 3 kemungkinan susunan gamet. Golongan darah Rhesus digunakan dalam menentukan penyakit yang diderita oleh bayi hasil perkawinan. Bayi yang baru lahir kemungkinan akan terkena penyakit kuning bila seorang pria Rhesus + menikah dengan wanita Rhesus -.

Wikipedia article
Diperbarui 1 September 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Golongan darah resus
Primata Macaca mulatta

Golongan darah Rhesus adalah penggolongan darah yang terinspirasi dari primata Rhesus macaque (Macaca mulatta).[1] Rhesus merupakan jenis kera endemik dari India yang dahulu digunakan untuk mengetes darah orang. Penggolongan darah dengan sistem golongan darah Rhesus terbagi menjadi dua yaitu Rhesus + dan Rhesus -. Penggolongan darah Rhesus menghasilkan 3 kemungkinan susunan genotif dan 3 kemungkinan susunan gamet. Golongan darah Rhesus digunakan dalam menentukan penyakit yang diderita oleh bayi hasil perkawinan. Bayi yang baru lahir kemungkinan akan terkena penyakit kuning bila seorang pria Rhesus + menikah dengan wanita Rhesus -.[2]

Sejarah

Penemu sistem golongan darah resus adalah Karl Landsteiner pada tahun 1939.[1] Penemuan ini berlangsung setelah ia menemukan sistem golongan darah ABO pada awal tahun 1900-an.[1] Hewan primata ini juga dikenal sebagai kera India.[3] Dalam penelitiannya, Karl Landsteiner dibantu oleh A.S. Weiner.[3]

Konsep

Sistem penggolongan darah ini didasarkan atas ada atau tidaknya aglutinogen (senyawa yang menjadi faktor penggumpalan darah) resus di dalam darah.[1] Pada sistem resus (rh) apabila orang tersebut memiliki aglutinogen resus maka orang tersebut termasuk dalam golongan resus positif (rh+).[1] Namun apabila orang tersebut tidak memiliki aglutinogen resus, maka orang tersebut termasuk dalam golongan resus negatif (rh-).[1] Sim penggolongan darah ini berguna untuk membantu transfusi darah.[1] Jika dilakukan transfusi darah dari orang yang bergolongan darah resus positif kepada orang yang bergolongan darah resus negatif, maka akan terjadi rangsangan untuk pembentukan antibodi Rh.[3] Bila resipien mendapatkan transfusi darah lagi dengan golongan resus positif, maka akan terjadi hemaglutinasi (penggumpalan darah) yang berakibat pada kematian.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 Firmansyah R, Mawardi A, Riandi MU. 2007. Mudah dan Aktif Belajar Biologi. Jakarta: Grafindo Media Pratama.
  2. ↑ Susilawati dan Bachtiar, N. (2018). Biologi Dasar Terintegrasi (PDF). Pekanbaru: Kreasi Edukasi. hlm. 150. ISBN 978-602-6879-99-8. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-04-15. Diakses tanggal 2021-01-31.
  3. 1 2 3 4 Susilowarno G, et al.. 2007. Biologi SMA untuk kelas XII. Jakarta: Grasindo.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • GND


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah
  2. Konsep
  3. Referensi

Artikel Terkait

Misoprostol

senyawa kimia obat untuk tukak lambung dan induksi persalinan

Monyet rhesus

dan biologis. Namanya telah digunakan untuk golongan darah resus, salah satu unsur dalam golongan darah manusia, oleh penemu faktor ini, Karl Landsteiner

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026