Glow Energy PCL adalah perusahaan listrik dan utilitas di Thailand. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1993. Glow Energy merupakan salah satu pembangkit listrik swasta terbesar di Thailand. Bisnis utamanya adalah untuk memproduksi dan memasok listrik ke EGAT, dan untuk memproduksi dan menyalurkan tenaga listrik, uap dan air diproses untuk pelanggan industri. Perusahaan ini memiliki empat fasilitas produksi utama di kawasan industri di Rayong dan Provinsi Chonburi. Pada tanggal 31 Desember 2009, perusahaan memiliki total kapasitas pembangkit dari 1.860 MW listrik dan 967 ton per jam uap. Akun penjualan listrik untuk lebih dari 80% dari total pendapatan pada tahun 2009. Penjualan uap menyediakan sisa pendapatan. Selain Thailand, Glow Energy juga beroperasi di Laos. Glow Energy merupakan anak perusahaan dari GDF Suez; perusahaan energi Prancis memiliki saham 69%.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (April 2016) |
Jenis perusahaan | Publik |
|---|---|
| Kode emiten | SET: GLOW |
| Industri | Listrik |
| Didirikan | Oktober 1993 (1993-10) [1] |
| Kantor pusat | , |
Wilayah operasi | Thailand, Laos |
Tokoh kunci | Esa Pauli Heiskanen (CEO) |
| Induk | GDF Suez |
| Situs web | www |
Glow Energy PCL adalah perusahaan listrik dan utilitas di Thailand. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1993. Glow Energy merupakan salah satu pembangkit listrik swasta terbesar di Thailand.[2] Bisnis utamanya adalah untuk memproduksi dan memasok listrik ke EGAT, dan untuk memproduksi dan menyalurkan tenaga listrik, uap dan air diproses untuk pelanggan industri. Perusahaan ini memiliki empat fasilitas produksi utama di kawasan industri di Rayong dan Provinsi Chonburi. Pada tanggal 31 Desember 2009, perusahaan memiliki total kapasitas pembangkit dari 1.860 MW listrik dan 967 ton per jam uap. Akun penjualan listrik untuk lebih dari 80% dari total pendapatan pada tahun 2009. Penjualan uap menyediakan sisa pendapatan.[3] Selain Thailand, Glow Energy juga beroperasi di Laos.[4][5] Glow Energy merupakan anak perusahaan dari GDF Suez; perusahaan energi Prancis memiliki saham 69%.