Giovanni Antonio Farina adalah seorang uskup Katolik Italia yang dikenal karena perlakuannya terhadap orang miskin dan pandangan pendidikannya yang mencerahkan. Ia terkadang dijuluki sebagai "Uskup Orang Miskin". Ia menjabat sebagai Uskup Vicenza dan kemudian sebagai Uskup Treviso. Ia juga dikenal karena menahbiskan kelak Paus Pius X menjadi imam.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Uskup Santo Giovanni Antonio Farina | |
|---|---|
| Uskup Vicenza | |
| Keuskupan | Vicenza |
| Takhta | Vicenza |
| Penunjukan | 18 Juni 1860 |
Awal masa jabatan | 16 Desember 1860 |
Masa jabatan berakhir | 4 Maret 1888 |
| Pendahulu | Giovanni Giuseppe Cappellari |
| Penerus | Antonio Maria De Pol |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 15 Januari 1827 |
Tahbisan uskup | 20 September 1850 oleh Giovanni Giuseppe Cappellari |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 11 Januari 1803 Gambellara, Veneto, Provinsi Venesia |
| Meninggal | 4 Maret 1888 (usia 85) Vicenza, Veneto, Kerajaan Italia |
| Orang tua | Pedro Farina & Francisca Bellame |
Jabatan sebelumnya |
|
| Orang kudus | |
| Hari peringatan |
|
| Venerasi | Gereja Katolik |
| Beatifikasi | 4 November 2001 Lapangan Santo Petrus, Kota Vatikan oleh Paus Yohanes Paulus II |
| Kanonisasi | 23 November 2014 Lapangan Santo Petrus, Kota Vatikan oleh Paus Fransiskus |
| Atribut | Jubah uskup |
| Pelindung |
|
Giovanni Antonio Farina (11 Januari 1803 – 4 Maret 1888) adalah seorang uskup Katolik Italia yang dikenal karena perlakuannya terhadap orang miskin dan pandangan pendidikannya yang mencerahkan. Ia terkadang dijuluki sebagai "Uskup Orang Miskin".[1] Ia menjabat sebagai Uskup Vicenza dan kemudian sebagai Uskup Treviso. Ia juga dikenal karena menahbiskan kelak Paus Pius X menjadi imam.[2]
Ia dibeatifikasi pada 4 November 2001 oleh Paus Yohanes Paulus II dan dikanonisasi pada 23 November 2014 oleh Paus Fransiskus menyusul pengakuan mukjizat-mukjizat yang diatributkan atas perantaraannya. Hari raya liturginya dirayakan setiap tahun pada 4 Maret, tanggal kematiannya.[3] Ia masih menjadi santo pelindung ordo religiusnya, kampung halamannya serta, keuskupan-keuskupan tempat ia mengabdi.