Giorgio Morandi adalah seorang pelukis, pemahat, dan pengajar seni asal Italia yang dikenal dengan karya still life dan lansekap sederhana. Lahir di Bologna, ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di kota tersebut, mengajar di Accademia di Belle Arti di Bologna sejak 1930 hingga 1956. Morandi mengembangkan gaya minimalis dengan palet warna lembut dan komposisi botol, vas, serta objek sehari-hari, yang menjadi ciri khasnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Giorgio Morandi (20 Juli 1890 – 18 Juni 1964) adalah seorang pelukis, pemahat, dan pengajar seni asal Italia yang dikenal dengan karya still life dan lansekap sederhana. Lahir di Bologna, ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di kota tersebut, mengajar di Accademia di Belle Arti di Bologna sejak 1930 hingga 1956. Morandi mengembangkan gaya minimalis dengan palet warna lembut dan komposisi botol, vas, serta objek sehari-hari, yang menjadi ciri khasnya.[1]
Morandi lahir pada 20 Juli 1890 di Bologna dari Andrea Morandi dan Maria Maccaferri. Ia adalah anak sulung dari delapan bersaudara. Pada 1907, ia memasuki Accademia di Belle Arti di Bologna, di mana ia belajar hingga 1913. Pengaruh awalnya mencakup Cézanne, Cubism, dan Futurism, meskipun ia segera meninggalkan gerakan tersebut untuk gaya pribadi. Pada 1914, ia bertugas militer singkat selama Perang Dunia I, tetapi dibebaskan karena kesehatan.[2]
Morandi memamerkan karya pertamanya pada 1914 di pameran Futurism di Roma, tetapi pada 1920-an, ia bergabung dengan Metaphysical painting bersama Giorgio de Chirico dan Carlo Carrà. Ia mengajar etsa di Accademia di Belle Arti di Bologna dari 1930 hingga 1956, sambil terus melukis di studio rumahnya di Via Fondazza. Karyanya mencakup lebih dari 1.300 lukisan minyak, 130 etsa, dan ribuan gambar, fokus pada objek sederhana dengan variasi halus cahaya dan warna. Pada 1948, ia memenangkan hadiah utama di Venice Biennale, dan pada 1957, Grand Prize di São Paulo Art Biennial.[3]
Selama Perang Dunia II, ia tinggal di Grizzana, melukis landscape pedesaan. Ia jarang bepergian, menghabiskan hidup di Bologna bersama tiga saudarinya.
Morandi diakui melalui pameran retrospektif di Metropolitan Museum of Art pada 2008, yang menampilkan 110 karya dari 1913 hingga 1963. Karyanya dipuji karena ketenangan dan meditasi, meskipun beberapa kritikus menganggapnya terlalu repetitif. Ia menerima penghargaan seperti Rubens Prize di Siegen pada 1962.[2]
Morandi meninggal pada 18 Juni 1964 di Bologna. Rumah dan studionya di Via Fondazza kini menjadi museum, dikelola oleh Museo Morandi. Karyanya memengaruhi seniman minimalis dan menjadi rujukan dalam sejarah seni Italia abad ke-20, dengan fokus pada esensi objek sehari-hari. Koleksinya tersebar di museum global, termasuk MoMA dan Tate Modern.[3]