Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Geunteut

Geunteut adalah sebuah sebutan dari masyarakat di Provinsi Aceh guna menamai suatu makhluk gaib yang pada masa lalu secara umum diyakini ada di tengah kehidupan masyarakat tradisional Aceh. Geunteut adalah semacam makhluk gaib berupa hantu dengan wujud hitam dan berukuran sangat tinggi, kurang lebih seperti pohon kelapa, berambut keriting dan membawa periuk kecil di atas kepalanya. Geunteut biasa ditemui di tengah jalan, menghadang perjalanan orang pada waktu malam hari. Geunteut bergerak dengan melangkahkan kakinya yang panjang dan menghilang di balik rumpun bambu maupun semak belukar.

Wikipedia article
Diperbarui 27 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini membutuhkan lebih banyak pranala ke artikel lain untuk meningkatkan kualitasnya. Silakan mengembangkan artikel ini dengan menambahkan pranala yang relevan ke konteks pada teks eksisting. (Maret 2017) (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)

Geunteut adalah sebuah sebutan dari masyarakat di Provinsi Aceh guna menamai suatu makhluk gaib yang pada masa lalu secara umum diyakini ada di tengah kehidupan masyarakat tradisional Aceh. Geunteut adalah semacam makhluk gaib berupa hantu dengan wujud hitam dan berukuran sangat tinggi, kurang lebih seperti pohon kelapa, berambut keriting dan membawa periuk kecil di atas kepalanya[1]. Geunteut biasa ditemui di tengah jalan, menghadang perjalanan orang pada waktu malam hari. Geunteut bergerak dengan melangkahkan kakinya yang panjang dan menghilang di balik rumpun bambu maupun semak belukar.[2]

Legenda Lokal

Dalam legenda lokal menyebutkan bahwa, Geunteut adalah makhluk jahat yang suka mengelabui anak-anak dengan membuat jalan yang sangat indah dipandang mata, hal ini membuat anak-anak akan terbujuk untuk melangkah lebih jauh. Setelah jauh dari rumahnya, anak-anak tersebut akan menyadari bahwa diri mereka telah tersesat ke alam yang tidak dikenalnya. Saat itulah, Geunteut akan menculik mereka dengan menjambak rambut anak-anak itu lalu diangkat dan dibawa ke dalam hutan sebelum memakannya hidup-hidup.

Geunteut tinggal di hutan bambu, sehingga ilusi jalan baru yang disebutkan di atas akan membuat orang tersesat atau kadang memindahkan orang ke ujung pohon bambu. Kadang hanya menampakkan diri lalu menghilang. JIka ada yang bisa mengambil periuk nasi di atas kepalanya, nasi yang diletakkan di dalamnya tak akan habis.[1]

Para orang tua juga sering menceritakan legenda Geunteut kepada anak-anak mereka dengan mengatakan: "Kalau berjalan di malam hari, jagalah rambutmu. Geunteut biasanya menarik rambut anak-anak yang ingin diculiknya."

Cerita seperti ini sering diceritakan dengan tujuan agar anak-anak tidak keluar rumah pada malam hari.

Referensi

  1. 1 2 Cakwaw, Studio (2020). Komik Hantu Nusantara : Tragedi Rumah Hantu. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer. ISBN 9786232167186. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "Geunteut". (melayuonline.com), 2012. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-01-08. Diakses tanggal 2013-10-09. ;

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Legenda Lokal
  2. Referensi

Artikel Terkait

Teungoh Geunteut, Lhoong, Aceh Besar

gampong di Kabupaten Aceh Besar, Aceh

Baroh Geunteut, Lhoong, Aceh Besar

gampong di Kabupaten Aceh Besar, Aceh

Hantu

roh dari orang atau hewan yang telah mati yang menampakkan wujudnya dalam kehidupan kini

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026