Paroki Santo Vinsensius a Paulo Batulicin merupakan sebuah paroki dari Gereja Katolik Roma di Keuskupan Banjarmasin; pusat paroki terletak di Kecamatan Simpang Empat—dahulu termasuk dalam Kecamatan Batulicin sebelum terjadi pemekaran kecamatan, di Kabupaten Tanah Bumbu - Kalimantan Selatan. Paroki Batulicin, dan juga Paroki Stella Maris, Sungai Danau, merupakan hasil pemekaran dari Paroki Santo Yusup, Kotabaru. Bangunan gereja yang digunakan sekarang, Gereja St. Vinsensius a Paulo, diberkati oleh Dubes Vatikan dan Nunsio Apostolik Mgr. Leopoldo Girelli pada tanggal 1 Oktober 2009; Uskup Banjarmasin Mgr. Petrus Boddeng Timang turut hadir dalam acara tersebut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Gereja Santo Vinsensius a Paulo, Batulicin | |
|---|---|
| 3°23′43″S 116°00′49″E / 3.395278°S 116.013611°E / -3.395278; 116.013611 (3°23'43"S 116°0'49"E)[1] | |
| Lokasi | Jl. Jenderal Ahmad Yani Simpang Empat, Tanah Bumbu[2], Kalimantan Selatan |
| Sejarah | |
| Dedikasi | Santo Vinsensius a Paulo |
| Administrasi | |
| Keuskupan | Keuskupan Banjarmasin |
| Klerus | |
| Imam kepala | Pastor Sabbas Sudjiono, C.M. |
| Parokial | |
| Stasi | 10 |
Paroki Santo Vinsensius a Paulo Batulicin merupakan sebuah paroki dari Gereja Katolik Roma di Keuskupan Banjarmasin; pusat paroki terletak di Kecamatan Simpang Empat—dahulu termasuk dalam Kecamatan Batulicin sebelum terjadi pemekaran kecamatan,[3] di Kabupaten Tanah Bumbu - Kalimantan Selatan. Paroki Batulicin, dan juga Paroki Stella Maris, Sungai Danau, merupakan hasil pemekaran dari Paroki Santo Yusup, Kotabaru.[4] Bangunan gereja yang digunakan sekarang, Gereja St. Vinsensius a Paulo, diberkati oleh Dubes Vatikan dan Nunsio Apostolik Mgr. Leopoldo Girelli pada tanggal 1 Oktober 2009; Uskup Banjarmasin Mgr. Petrus Boddeng Timang turut hadir dalam acara tersebut.[5]
Paroki Batulicin termasuk salah satu wilayah "Misi Meratus", suatu karya misi yang dikhususkan bagi Suku Dayak Meratus (Suku Dayak Bukit) yang tinggal di kampung-kampung pedalaman yang sulit dijangkau di daerah Pegunungan Meratus. Wilayah Paroki Ave Maria, Tanjung, yang juga dilalui Pegunungan Meratus, juga termasuk dalam karya Tim Misi Suku Dayak Meratus.[6]
Paroki Batulicin memiliki 10 stasi yaitu:[7]