Gereja Bunda dari Lourdes adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Ophir Road di Area Perencanaan Rochor, di dalam Area Pusat di distrik bisnis pusat Singapura.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Gereja Bunda dari Lourdes | |
|---|---|
| Gereja Bunda dari Lourdes, Paroki Ophir Road | |
bahasa Inggris: Church of Our Lady of Lourdescode: en is deprecated bahasa Tamil: தூய லூர்து அன்னை ஆலயம் | |
Gereja Bunda dari Lourdes, Ophir Road pada Juli 2025 | |
Koordinat: 1°18′11.34″N 103°51′21.78″E / 1.3031500°N 103.8560500°E / 1.3031500; 103.8560500Lihat peta diperbesar Koordinat: 1°18′11.34″N 103°51′21.78″E / 1.3031500°N 103.8560500°E / 1.3031500; 103.8560500Lihat peta diperkecil | |
| Informasi umum | |
| Lokasi | 50 Ophir Road, Singapura 188690 |
| Negara | Singapura |
| Denominasi | Gereja Katolik Roma |
| Sejarah | |
| Didirikan | 1888 |
| Dedikasi | Bunda dari Lourdes |
| Arsitektur | |
| Status | Gereja paroki |
| Status fungsional | Aktif |
| Gaya | Restrained |
| Spesifikasi | |
| Jumlah puncak menara | 1 |
| Administrasi | |
| Paroki | Ophir Road |
| Dekenat | Kota |
| Keuskupan Agung | Singapura |
| Klerus | |
| Uskup Agung | Yang Utama, Mgr. William Kardinal Goh Seng Chye |
Gereja Bunda dari Lourdes (bahasa Tamil: தூய லூர்து அன்னை ஆலயம்) adalah sebuah gereja paroki Katolik yang terletak di Ophir Road di Area Perencanaan Rochor, di dalam Area Pusat di distrik bisnis pusat Singapura.

Gereja Bunda dari Lourdes diberkati dan resmi dibuka pada tahun 1888. Ini adalah gereja Katolik Tamil pertama di Singapura. Lokasi pembangunan diperoleh pada tahun 1885 dan batu penjuru diletakkan pada tanggal 1 Agustus 1886 oleh Uskup Gasnier, D.D. dan Sir Frederick A. Weld, G.C M.G dalam sebuah upacara resmi yang disaksikan oleh sejumlah pemuka agama dan awam. Bangunan ini menyerupai Tempat Ziarah Bunda Maria dari Lourdes, di Prancis. Di dalam bangunan gereja itu sendiri terdapat sebuah gua dengan patung-patung seukuran manusia yang menggambarkan penampakan Bunda Maria yang menampakkan diri kepada Santa Bernadet.[1]
Misa diadakan dalam bahasa Inggris, Tamil, dan Sinhala.
Gereja Bunda dari Lourdes ditetapkan sebagai monumen nasional pada 14 Januari 2005. Sebagai monumen nasional, monumen ini diberi pendanaan dari Dana Monumen Nasional, yang dikelola oleh National Heritage Board, pada tahun 2016 untuk pekerjaan renovasi.[2]
Pada tahun 2009, bangunan gereja menjalani pekerjaan restorasi agar menyerupai gereja asli dengan anggaran sebesar S$1,75 juta.[3] Gereja ini rampung pada bulan Oktober 2010.