Gempa bumi Cotabato 2019 adalah serangkaian gempa bumi yang melanda provinsi Cotabato di pulau Mindanao, Filipina pada Oktober 2019. Pada saat itu, terjadi tiga gempa berkekuatan lebih dari 6,0 dalam skala magnitudo dengan intensitas VIII. Gempa pertama terjadi pada 16 Oktober, berkekuatan 6.3 Mw dengan pusat gempa (episenter) dekat Tulunan. Akibat gempa itu, sedikitnya 7 orang tewas dan 215 lainnya terluka. Yang kedua terjadi pada 29 Oktober dengan skala 6,6 dan pusat gempa dekat Bual, timur laut episenter gempa 16 Oktober. Gempa terakhir pada 31 Oktober berkekuatan 6,5 dan episenter kembali dekat Tulunan. Gempa ketiga tidak dianggap sebagai gempa susulan dari gempa tanggal 29 Oktober. Akibat dari dua gempa terakhir, 21 orang meninggal dan 424 lainnya luka-luka.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Waktu UTC | |
|---|---|
| 16-10-2019 11:37:06 | |
| 29-10-2019 01:04:44 | |
| 31-10-2019 01:11:19 | |
| ISC | |
| 616636559 | |
| 616739626 | |
| 616742152 | |
| USGS-ANSS | |
| ComCat | |
| ComCat | |
| ComCat | |
| Tanggal setempat | |
| Waktu setempat | |
| 7:37 pm (PST)[1] | |
| 9:04 am (PST)[2] | |
| 9:11 am (PST)[3] | |
| Magnitudo | |
| 6.3 Mwp | |
| 6.6 Mww | |
| 6.5 Mww | |
| Episentrum | 6°45′N 125°00′E / 6.75°N 125.00°E / 6.75; 125.00[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Gempa_bumi_Cotabato_2019¶ms=6.75_N_125.00_E_ <span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">6°45′N</span> <span class=\"longitude\">125°00′E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">6.75°N 125.00°E</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">6.75; 125.00</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwEA\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt14\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwEQ\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwEg\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Gempa_bumi_Cotabato_2019&params=6.75_N_125.00_E_\" class=\"external text\" id=\"mwEw\"><span class=\"geo-default\" id=\"mwFA\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwFQ\"><span class=\"latitude\" id=\"mwFg\">6°45′N</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwFw\">125°00′E</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwGA\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwGQ\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwGg\"></span></span><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwGw\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwHA\">6.75°N 125.00°E</span><span style=\"display:none\" id=\"mwHQ\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwHg\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwHw\">6.75; 125.00</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwIA\"/></span>"}' id="mwIQ"/> 22 km tenggara Tulunan, Cotabato |
| Jenis | Strike-slip |
| Wilayah bencana | Soccsksargen, Kawasan Davao Region, Bangsamoro, Caraga |
| Intensitas maks. | MMI VIII (Parah)[4] |
| Tsunami | Tidak |
| Tanah longsor | Ya[5] |
| Korban |
|
Gempa bumi Cotabato 2019 adalah serangkaian gempa bumi yang melanda provinsi Cotabato di pulau Mindanao, Filipina pada Oktober 2019.[6] Pada saat itu, terjadi tiga gempa berkekuatan lebih dari 6,0 dalam skala magnitudo dengan intensitas VIII. Gempa pertama terjadi pada 16 Oktober, berkekuatan 6.3 Mw dengan pusat gempa (episenter) dekat Tulunan.[7] Akibat gempa itu, sedikitnya 7 orang tewas dan 215 lainnya terluka.[8] Yang kedua terjadi pada 29 Oktober dengan skala 6,6 dan pusat gempa dekat Bual, timur laut episenter gempa 16 Oktober. Gempa terakhir pada 31 Oktober berkekuatan 6,5 dan episenter kembali dekat Tulunan. Gempa ketiga tidak dianggap sebagai gempa susulan dari gempa tanggal 29 Oktober.[9] Akibat dari dua gempa terakhir, 21 orang meninggal dan 424 lainnya luka-luka.[10]
Mindanao berada melintasi daerah batas konvergen antara Lempeng Sunda dan Lempeng Filipina.[11] Bagian konvergensi yang miring antara kedua lempeng itu terangkat akibat subduksi sepanjang Parit Cotabato. Gempa bumi Cotabato diduga kuat dipicu oleh aktivitas Sesar Cotabato yang jalur sesarnya melintasi Provinsi Cotabato dan Davao berarah barat laut (BL) - tenggara (TG). Hasil analisis menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme sesar geser.[12]
| Tanggal | Waktu (UTC) | Magnitudo Mw | Intensitas | Kedalaman | Lokasi | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 16 Oktober | 11:37:06 | 6.3 | 7000700000000000000♠ VIII | 141 km (88 mi) | 7 km (4,3 mi) TTL Columbio | [13] |
| 16 Oktober | 12:09:30 | 5.3 | 7000700000000000000♠ VII | 99 km (62 mi) | 8 km (5,0 mi) TTL Columbio | [14] |
| 18 Oktober | 22:52:18 | 5.0 | 7000300000000000000♠ III | 281 km (175 mi) | 7 km (4,3 mi) B Magsaysay | [15] |
| 19 Oktober | 11:44:28 | 5.2 | 7000300000000000000♠ III | 100 km (62 mi) | 4 km (2,5 mi) S Magsaysay | [16] |
| 20 Oktober | 08:55:32 | 5.2 | 7000500000000000000♠ V | 100 km (62 mi) | 7 km (4,3 mi) U Lambayong | [17] |
| 21 Oktober | 11:59:43 | 5.1 | 7000500000000000000♠ V | 100 km (62 mi) | 6 km (3,7 mi) BL Kiblawan | [18] |
| 29 Oktober | 01:04:44 | 6.6 | 7000800000000000000♠ VIII | 14 km (8,7 mi) | 153 km (95 mi) T Bual | [19] |
| 29 Oktober | 02:22:35 | 5.0 | 7000500000000000000♠ V | 100 km (62 mi) | 1 km (0,62 mi) TG Saguing | [20] |
| 29 Oktober | 02:42:39 | 5.8 | 7000500000000000000♠ V | 100 km (62 mi) | 10 km (6,2 mi) T Bagontapay | [21] |
| 29 Oktober | 08:33:12 | 5.3 | 7000300000000000000♠ III | 100 km (62 mi) | 11 km (6,8 mi) T Bagontapay | [22] |
| 29 Oktober | 08:46:03 | 5.2 | 7000500000000000000♠ V | 100 km (62 mi) | 2 km (1,2 mi) BD Dolo | [23] |
| 31 Oktober | 01:11:19 | 6.5 | 7000800000000000000♠ VIII | 100 km (62 mi) | 1 km (0,62 mi) S Kisante | [24] |
Gempa yang terjadi pada tanggal ini dilaporkan oleh Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Philippine Institute of Volcanology and Seismology - PHIVOLCS) berkekuatan 6,3 pada pukul 19:37 PST (UTC+8) dengan kedalaman 14,1 kilometer. Episenter berada 22 kilometer tenggara Tulunan, Cotabato, tempat gempa terasa pada Intensitas VII. Intensitas yang sama juga dirasakan di M'lang dan Kidapawan. Sedangkan, di Tacurong, Santo Niño di Cotabato Selatan, dan Digos, Davao del Sur gempa dirasakan pada intensitas VI. Gempa tersebut adalah hasil dari gerakan sinistral pada sesar geser BL-TG.[25]
Setelah gempa, tiga pusat perbelanjaan di Kota Davao melaporkan kerusakan yang mereka alami.[26] Di General Santos, satu mal hancur sebagian besar akibat kebakaran yang dipicu oleh gempa.[27] Terdata satu bangunan hancur dan 143 lainnya rusak. Bangunan yang rusak meliputi 40 rumah, 70 sekolah, 7 fasilitas kesehatan, 10 bangunan komersial, dan 2 tempat ibadah.[28]
Dalam bulan yang sama pada tanggal 29, Pulau Mindanao kembali mengalami gempa berkekuatan 6,6 magnitudo pada kedalaman 14,1 km menurut USGS dan 7 km menurut PHIVOLCS. Getaran maksimum yang dirasakan adalah intensitas VII pada skala PEIS dan MMS. Dengan intensitas yang sama gempa dirasakan di Tulunan, Makilala, Kota Kidapawan, Kota Digos, dan Malungon. Gempa bumi ini disebabkan oleh pergeseran sesar atau patahan yang berbeda, tapi masih terkait dengan gempa sebelumnya.[29][30]
Gempa memicu kebakaran besar di Kota General Santos. Listrik padam di banyak bagian Cotabato dan secara lokal di Cotabato Selatan, Sultan Kudarat, dan Sarangani.[31] Dilaporkan sedikitnya sepuluh korban jiwa dan empat ratus lainnya terluka.[32] Korban meninggal dilaporkan di Arakan, Carmen, Tulanan, Makilala, Kota Digos, dan Magsaysay. Sekolah-sekolah diliburkan di beberapa bagian Cotabato Utara, Cotabato Selatan, dan Sultan Kudarat.[33]
Dua hari kemudian, terjadi gempa ketiga berkekuatan 6,5 pada kedalaman 10 km menurut USGS, dengan episenter terletak 1 km sebelah selatan Kisante. Beberapa bangunan di Davao dan Soccksargen rusak parah dan beberapa runtuh. Akibat gempa tanggal 29 dan 31 Oktober itu, korban jiwa bertambah menjadi 21 orang, dengan lebih dari 400 orang terluka, dan 2 orang hilang.[32] Setelah gempa besar ini, tercatat ada lebih dari 300 gempa susulan.
Di Kota Kidapawan, satu hotel runtuh setelah gempa. Menurut Dewan Pengurangan dan Manajemen Risiko Bencana Nasional (National Disaster Risk Reduction and Management Council - NDRRMC), untungnya tidak ada seorang pun di dalam gedung ketika gempa terjadi.[34] Pemerintah Kota Davao meliburkan semua sekolah.[35] Warga yang terkena dampak di Makilala, Cotabato meminta bantuan di jalan raya. Mereka meminta makanan dan tenda.[36][37] Menurut NDRRMC, sekitar 30.000 keluarga atau 150.000 orang terkena dampak gempa.[36]
Atas musibah gempa di Mindanao, Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, mengirim pesan simpatinya kepada Menteri Luar Negeri Filipina Teodoro Locsin Jr. Pemerintah Tiongkok menyumbangkan 3 juta yuan (kira-kira setara dengan 22 juta peso) untuk bantuan bencana di Mindanao. Selain itu,Duta Besar Amerika Serikat untuk Filipina, Sung Kim, dan delegasi Uni Eropa untuk Filipina sama-sama menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Filipina.[38]