Gempa bumi Agadir 1960 terjadi pada tanggal 29 Februari pukul 23:40:18 Waktu Eropa Barat di dekat kota Agadir, yang terletak di Maroko barat di tepi Samudra Atlantik. Meskipun gempa berkekuatan skala sedang sebesar 5,8 Mw, kedalamannya yang relatif dangkal (15.0 km) mengakibatkan guncangan permukaan yang sangat kuat, dengan skala intensitas maksimum yang dirasakan sebesar X (Ekstrem). Antara 12.000 dan 15.000 orang tewas dan 12.000 lainnya terluka dengan setidaknya 35.000 orang kehilangan tempat tinggal, menjadikannya gempa bumi paling merusak dan paling mematikan dalam sejarah Maroko. Metode konstruksi bangunan yang dibuat seadanya adalah alasan mengapa gempa itu sangat merusak dan membunuh banyak orang.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Foto udara Agadir setelah gempa | |
| Waktu UTC | 1960-02-29 23:40:18 |
|---|---|
| ISC | 878424 |
| USGS-ANSS | ComCat |
| Tanggal setempat | 29 Februari 1960 (1960-02-29) |
| Waktu setempat | 23:40:18 WET (UTC±00:00) |
| Lama | 15 detik[1] |
| Magnitudo | 5.8 Mw[2] |
| Kedalaman | 15 km (9,3 mi) [3] |
| Episentrum | 30°21′N 9°41′W / 30.35°N 9.69°W / 30.35; -9.69[[Sistem koordinat geografis|Koordinat]]: <templatestyles src=\"Module:Coordinates/styles.css\"></templatestyles><span class=\"plainlinks nourlexpansion\">[https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Gempa_bumi_Agadir_1960¶ms=30.35_N_9.69_W_ <span class=\"geo-nondefault\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\"><span class=\"latitude\">30°21′N</span> <span class=\"longitude\">9°41′W</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\"> / </span><span class=\"geo-default\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\">30.35°N 9.69°W</span><span style=\"display:none\"> / <span class=\"geo\">30.35; -9.69</span></span></span>]</span>[[Category:Pages using gadget WikiMiniAtlas]]</span>"},"html":"<span id=\"coordinates\"><a rel=\"mw:WikiLink\" href=\"./Sistem_koordinat_geografis\" title=\"Sistem koordinat geografis\" id=\"mwEg\">Koordinat</a>: <link rel=\"mw-deduplicated-inline-style\" href=\"mw-data:TemplateStyles:r28112010\" about=\"#mwt13\" typeof=\"mw:Extension/templatestyles\" data-mw='{\"name\":\"templatestyles\",\"attrs\":{\"src\":\"Module:Coordinates/styles.css\"},\"body\":{\"extsrc\":\"\"}}' id=\"mwEw\"/><span class=\"plainlinks nourlexpansion\" id=\"mwFA\"><a rel=\"mw:ExtLink\" href=\"https://geohack.toolforge.org/geohack.php?language=id&pagename=Gempa_bumi_Agadir_1960&params=30.35_N_9.69_W_\" class=\"external text\" id=\"mwFQ\"><span class=\"geo-nondefault\" id=\"mwFg\"><span class=\"geo-dms\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwFw\"><span class=\"latitude\" id=\"mwGA\">30°21′N</span> <span class=\"longitude\" id=\"mwGQ\">9°41′W</span></span></span><span class=\"geo-multi-punct\" id=\"mwGg\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwGw\"></span> / <span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwHA\"></span></span><span class=\"geo-default\" id=\"mwHQ\"><span class=\"geo-dec\" title=\"Maps, aerial photos, and other data for this location\" id=\"mwHg\">30.35°N 9.69°W</span><span style=\"display:none\" id=\"mwHw\"><span typeof=\"mw:Entity\" id=\"mwIA\"></span> / <span class=\"geo\" id=\"mwIQ\">30.35; -9.69</span></span></span></a></span><link rel=\"mw:PageProp/Category\" href=\"./Kategori:Pages_using_gadget_WikiMiniAtlas\" id=\"mwIg\"/></span>"}' id="mwIw"/>[3] |
| Wilayah bencana | Maroko |
| Intensitas maks. | MMI X (Ekstrem) |
| Korban | 12,000–15,000 tewas[4] 12,000 terluka[5] |
Gempa bumi Agadir 1960 terjadi pada tanggal 29 Februari pukul 23:40:18 Waktu Eropa Barat di dekat kota Agadir, yang terletak di Maroko barat di tepi Samudra Atlantik. Meskipun gempa berkekuatan skala sedang sebesar 5,8 Mw, kedalamannya yang relatif dangkal (15.0 km) mengakibatkan guncangan permukaan yang sangat kuat, dengan skala intensitas maksimum yang dirasakan sebesar X (Ekstrem). Antara 12.000 dan 15.000 orang (sekitar sepertiga dari populasi kota saat itu) tewas dan 12.000 lainnya terluka dengan setidaknya 35.000 orang kehilangan tempat tinggal, menjadikannya gempa bumi paling merusak dan paling mematikan dalam sejarah Maroko. Metode konstruksi bangunan yang dibuat seadanya adalah alasan mengapa gempa itu sangat merusak dan membunuh banyak orang.[6]

Guncangan utama terjadi pada hari ketiga puasa Ramadhan, dengan meruntuhkan banyak hotel, apartemen, pasar, dan gedung perkantoran. Saluran air bawah tanah rusak dan sistem saluran pembuangan hancur. Kasbah Agadir Oufla, benteng bobrok yang telah berdiri selama berabad-abad, runtuh di sisi bukit. Tanpa tekanan air dan sebagian besar stasiun pemadam kebakaran telah runtuh (membunuh penghuninya), banyak kebakaran dibiarkan menyala di kota resor Agadir dengan sedikit petugas pemadam kebakaran dan sumber daya untuk memadamkannya. Dengan hampir 70% kota hancur, tidak ada operasi penyelamatan yang dapat dimulai atau diatur dari dalam Agadir.[7]