Gedung British American Tobacco Cirebon, yang umum dikenal sebagai Gedung BAT, adalah sebuah kompleks bangunan yang berlokasi di Jalan Pasuketan No. 1, Kampung Kebumen, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat, tepatnya di kawasan "kota tua" Cirebon. Bangunan ini bercirikan dinding berwarna putih dan menampilkan gaya arsitektur khas masa kolonial Belanda.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Juli 2025) |
bangunan | |
|---|---|
| Tempat | |
Koordinat: 6°43′7.33721″S 108°34′10.19611″E / 6.7187047806°S 108.5694989194°E / -6.7187047806; 108.5694989194 | |
| Negara berdaulat | Indonesia |
| Provinsi di Indonesia | Jawa Barat |
| Kota di Indonesia | Cirebon |
| Negara | Indonesia |
Gedung British American Tobacco Cirebon, yang umum dikenal sebagai Gedung BAT, adalah sebuah kompleks bangunan yang berlokasi di Jalan Pasuketan No. 1, Kampung Kebumen, Kelurahan Lemahwungkuk, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Jawa Barat, tepatnya di kawasan "kota tua" Cirebon. Bangunan ini bercirikan dinding berwarna putih dan menampilkan gaya arsitektur khas masa kolonial Belanda.[1]

Gedung British American Tobacco Cirebon memiliki jejak sejarah yang erat dengan perkembangan industri rokok modern di Indonesia. Perusahaan ini berakar dari British American Tobacco Company Limited yang mulai beroperasi di Hindia Belanda pada awal abad ke-20. Pada tahun 1917, gedung BAT Cirebon didirikan oleh Egyptian Cigarettes Company pada masa kolonial Belanda.[2] Lokasinya yang strategis di Jalan Pasuketan, dekat pelabuhan dan stasiun kereta api, memudahkan distribusi produk tembakau.
Pada tahun 1924, bangunan tersebut direnovasi oleh arsitek F.D. Cuypers dan Marius Jan Hulswit, yang mengubah desainnya menjadi bergaya Art Deco dan memberikan kesan modern sehingga menjadi salah satu ikon arsitektur di Cirebon. Setahun kemudian, pada tahun 1925, gedung ini mengalami peralihan kepemilikan.[1]
Pada tahun 1943, produksi rokok sempat terhenti akibat pendudukan Jepang yang mengambil alih gedung tersebut.[2] Setelah masa tersebut, British American Tobacco Cirebon berkembang pesat dan memberikan dampak besar bagi perekonomian Kota Cirebon. Hal ini terlihat pada sekitar tahun 1970, ketika dilakukan perluasan dan modernisasi pabrik sehingga menjadikannya salah satu fasilitas produksi terbesar di Indonesia.[3]
Memasuki periode pasca-2010, seluruh kegiatan produksi dipindahkan ke Malang, sehingga gedung ini tidak lagi difungsikan sebagai pabrik rokok. Saat ini, bangunan tersebut beralih fungsi sebagai destinasi wisata dan telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Pemerintah Kota Cirebon.
Secara administratif, gedung British American Tobacco Cirebon berada di jalan Pasuketan, Kampung kebumen, Kelurahan Lemahwungkuk , Kecamatan Lemahwungkuk, kota Cirebon, Jawa Barat. Adapun secara astronomis, gedung tersebut posisinya pada koordinat 108°34'11,2" Bujur Timur dan 06°43'08,1" Lintang Selatan.[4]
Pada sebelah utara gedung British American Tobacco terdapat jalan Pasuketan yang mengarah ke Pelabuhan Cirebon. Arah utara ini juga menjadi penghubung antara area pedagang dan transportasi dengan stasiun Prujukan Cirebon.[2]
Bagian Selatan gedung menghadap ke area pemukiman dan jalan utama lainnya di Kecamatan Lemahwungkuk. Dari arah selatan gedung ini mudah diakses melalui jalur utama menghubungkan pusat kota dengan kawasan pinggiran.
Sebelah gedung British American Tobacco berbatasan dengan kawasan komersial dan perbankan, termasuk Bank Mandiri dan juga Vihara Dewi Welas Asih yang berada tepat di seberangnya.
Disisi Barat menghadap ke jalan yang mengarah ke Cirebon Mall dan perniagaan lainnya. Arah Barat ini menjadi jalur keluar masuk utama kendaraan dari dan menuju pusat Kota.[3]