Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Gamis Imam Israel

Gamis, lengkapnya gamis baju efod, adalah salah satu bagian pakaian kudus Imam Besar Israel. Gamis atau jubah yang dijelaskan dalam Keluaran 28:31–35 ini dipakai di sebelah dalam Baju Efod. Seperti semua pakaian imam, harus dibuat oleh perajin yang ahli, penuh dengan 'roh keahlian'.

Wikipedia article
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Gamis Imam Besar seperti yang dibuat oleh the Temple Institute.

Gamis (Ibrani: מְעִילמְעִיל me'il), lengkapnya gamis baju efod (מְעִיל הָאֵפֹוד meil ha-ephod), adalah salah satu bagian pakaian kudus (bigdei kehunah) Imam Besar Israel. Gamis atau jubah yang dijelaskan dalam Keluaran 28:31–35 ini dipakai di sebelah dalam Baju Efod. Seperti semua pakaian imam, harus dibuat oleh perajin yang ahli, penuh dengan 'roh keahlian'.[1]

Alkitab Ibrani

Dalam bahasa ibrani kata benda meil terdapat 30 kali dalam Teks Masoret Alkitab Ibrani, dan mengacu tidak hanya untuk gamis atau jubah Imam Besar, tetapi juga setiap jubah yang dikenakan bersama kemeja atau tunik oleh laki-laki berpangkat, seperti jubah yang diberikan oleh Yonatan kepada Daud, atau jubah yang dirobek oleh Ayub dalam keputusasaannya, dan juga jubah luar wanita seperti jubah yang dikenakan oleh putri-putri raja Daud.

Gamis (me'il) itu tanpa lengan, berwarna ungu-biru atau ungu [2] (techelet), disulam satu bagian utuh. Ada bukaan tengah untuk dilewati kepala Imam, ditenun, tidak dipotong atau dirobek (Keluaran 28:32). Ujung bawah pakaian itu dikelilingi dengan lonceng emas kecil bergantian dengan bentuk buah delima jumbai biru (biru kehijauan), kain ungu dan kain wol kirmizi (Keluaran 28:33–34).

Lonceng emas adalah keharusan, dan harus berdenting ketika Imam Besar masuk ke Ruang Mahakudus pada Hari Raya Pendamaian, supaya ia jangan mati (Keluaran 28:35).

Komentar rabinik

Rashi menyimpulkan hukum untuk semua jubah imam: "Dari satu negatif dapat berasal positif: jika dia memakai semuanya ia tidak akan bertanggung jawab atas kematian; dengan demikian, jika ia masuk dengan pakaian kurang lengkap ia bertanggung jawab atas kematian di tangan Surga."[3] Maimonides juga menulis aturan demikian.[4]

Menurut Talmud, mengenakan gamis imam merupakan pendamaian untuk dosa dari kejahatan berbicara bani Israel (B.Zevachim 88b).

Dalam pengajaran tradisional para Rabi, masing-masing pakaian imam ini dimaksudkan untuk menebus dosa tertentu pada bagian dari bani Israel. Orang bijak terkemuka Rashi menunjukkan dalam komentarnya pada Talmud bahwa gamis itu dibuat untuk menebus dosa dari kejahatan lidah, berbicara buruk tentang orang lain. Ketika Imam Besar berjalan dengan pakaian lengkap, suara lonceng yang ribut mengumumkan kehadirannya, dan karena suara itu terpancar dari gamis, berfungsi sebagai pengingat bagi orang-orang untuk menahan diri dari gosip. Talmud juga menyatakan bahwa jumbai di antara masing-masing lonceng pada jubah itu dibuat dari tiga bahan: ungu muda, ungu, dan kain merah tua wol. Tiga bahan ini berarti untuk tiga orang yang terluka ketika lashon hara ("kejahatan lidah") diucapkan: pembicara, pendengar, dan orang yang dibicarakan.

Lihat pula

  • Imam pakaian
  • Imam tunik
  • Imam selempang
  • Imam sorban
  • Baju efod
  • Imam dada
  • Imam dahi
  • Tetzaveh parsha, 20 liturgi membaca
  • Kittel, jubah putih dan kain kafan

Referensi

  1. ↑ Keluaran 28:3
  2. ↑ Hirsch, Emil G.; Levias, Caspar (1905), "Color", Jewish Encyclopedia, vol. IV, New York: Funk and Wagnals, hlm. 177, diarsipkan dari asli tanggal 2011-10-18, diakses tanggal 2008-02-24
  3. ↑ Rabbi Shlomo Yitzhaqi, Commentary on the Babylonian Talmud, 28:35. Rashi's sources are Sanhedrin 83a and Zevachim 17b.
  4. ↑ Moses Maimonides, Laws of the Sanctuary Vessels 10:4.

Pranala luar

  • Shabbat Parshat Tetzaveh Diarsipkan 2013-04-15 di Archive.is pemerian Me'il dan makna rohaninya
  • Me'il Techelet Diarsipkan 2017-11-09 di Wayback Machine. Gamis baju Efod yang dibuat oleh The Temple Institute di Yerusalem
  • l
  • b
  • s
Kemah Suci dan topik-topik terkait
Tokoh
  • Aholiab
  • Bezaleel
  • Daud
  • Israel
  • Kehat
  • Kohanim
  • Kohen Gadol
  • Musa
  • Orang Lewi
  • Salomo
  • Samuel
  • Suku Yehuda
  • Yeremia
  • Yosua
Perangkat
Pelataran
  • Mezbah korban bakaran
  • Bejana pembasuhan
Ruang Kudus
  • Kandil/kaki dian
  • Meja roti sajian
  • Mezbah pembakaran ukupan
Ruang Mahakudus
  • Tabut Perjanjian, berisi: Loh Batu bertuliskan Sepuluh Perintah Allah, bokor berisi manna, Tongkat Harun
  • Tutup pendamaian, yang dihiasi dengan Kerubim
Imamat &
Imam Besar
  • Efod
  • Celana
  • Gamis
  • Ikat pinggang
  • Kemeja
  • Kurban
  • Minyak urapan kudus
  • Patam
  • Pembagian
  • Perjanjian
  • Serban
  • Tutup dada
  • Urim dan Tumim
Tempat
  • Ai
  • Bet-Semes
  • Eben-Ezer
  • Gibea
  • Gilgal
  • Gunung Sinai
  • Kemah Pertemuan
  • Kiryat-Yearim
  • Nob
  • Silo
  • Sungai Yordan
  • Yerikho
  • Filistin
Pustaka
Alkitab
  • Keluaran 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  • 31
  • 32
  • 33
  • 34
  • 35
  • 36
  • 37
  • 38
  • 39
  • 40
  • Imamat 24

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Alkitab Ibrani
  2. Komentar rabinik
  3. Lihat pula
  4. Referensi
  5. Pranala luar

Artikel Terkait

Faisal dari Arab Saudi

Raja Arab Saudi (1906–1975)

Joko Widodo

Presiden Indonesia ke-7 (2014–2024)

Ruang Mahakudus

Tabut Perjanjian pada Bait Suci di Yerusalem, yang hanya boleh dimasuki oleh Imam Besar setahun sekali pada hari raya Yom Kippur. Kata "Mahakudus" merupakan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026