Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Galian

Galian merupakan kegiatan atau lokasi tempat manusia melakukan ekstraksi, ekskavasi, atau penambangan bebatuan, tanah liat, pasir, kerikil, dan bahan bangunan lainnya. Galian memiliki bentuk yang sama dengan tambang terbuka, tetapi tidak untuk menambang mineral dan bahan bakar fosil. Galian umumnya memproduksi bebatuan dalam dimensi yang telah ditentukan karena akan digunakan dalam bahan bangunan.

Wikipedia article
Diperbarui 16 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Galian
Artikel ini bukan mengenai tambang.
Lokasi galian batu di Soignies, Hainaut, Belgia memperlihatkan bekas potongan yang geometris.
Ekstraksi pualam di Carrara, Italia.
Lokasi galian yang terbengkalai di Adelaide, Australia Selatan
Bekas tambang agregat dan perairan biru kehijauannya di dekat Thouars, Prancis.

Galian[1] (bahasa Inggris: quarry) merupakan kegiatan atau lokasi tempat manusia melakukan ekstraksi, ekskavasi, atau penambangan bebatuan, tanah liat, pasir, kerikil, dan bahan bangunan lainnya. Galian memiliki bentuk yang sama dengan tambang terbuka, tetapi tidak untuk menambang mineral dan bahan bakar fosil. Galian umumnya memproduksi bebatuan dalam dimensi yang telah ditentukan karena akan digunakan dalam bahan bangunan.

Jenis bahan yang digali

  • Kapur
  • Tanah liat
  • Pasir
  • Kerikil
  • Granit
  • Batu kapur
  • Marmer
  • Batu pasir
  • Gipsum

Permasalahan

Galian cenderung mendatangkan permasalahan lingkungan. Jika galian dilakukan di daerah dengan air tanah yang dangkal (dekat dengan permukaan tanah), maka lokasi galian harus dipompa secara berkala supaya tetap beroperasi. Galian batu cenderung menjadi semakin dalam dan mendekati permukaan air tanah sehingga risiko banjir ada meski tidak terjadi hujan. Ketika banjir pada galian sudah tidak dimungkinkan untuk dipompa, maka pengerjaan membutuhkan teknik dan mesin khusus untuk mendapatkan bebatuan yang terendam air, misal dengan dredging.

Berbagai lokasi galian yang kering akan menyebabkan terbentuknya debu yang dapat membahayakan kesehatan. Debu dapat terbang hingga ke desa dan kota terdekat. Masalah lainnya adalah polusi dan kemacetan dari kendaraan pengangkut hasil galian.

Berbagai lokasi galian yang telah terbengkalai akan senantiasa terisi dengan air dan akan membentuk danau. Karena dikelilingi oleh bebatuan di setiap sisi, maka air danau tersebut dapat memiliki temperatur yang cukup dingin.[2] Galian yang telah terbengkalai juga masih meninggalkan peralatan penambangan serta bebatuan lepas yang dapat membahayakan mereka yang berenang di dalamnya. Beberapa orang telah meninggal karena tenggelam di danau yang terbentuk dari bekas galian setiap tahunnya.[3][4]

Referensi

  1. ↑ https://kbbi.kemendikdasmen.go.id/entri/galian
  2. ↑ "American Canoe Association explanation of cold shock". Enter.net. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-04-01. Diakses tanggal 2012-05-14.
  3. ↑ "US Dept. of Labor list of mine related fatalities". Msha.gov. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-11-19. Diakses tanggal 2012-05-14.
  4. ↑ "on quarry drownings". Geology.com. 2007-11-03. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-04-01. Diakses tanggal 2012-05-14.

Pranala luar

Media terkait Quarries di Wikimedia Commons

Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Jenis bahan yang digali
  2. Permasalahan
  3. Referensi
  4. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026