Futuh al-Haramayn dianggap sebagai buku panduan Islam pertama untuk ziarah. Itu ditulis oleh Muhi al-Din Lari dan diselesaikan di India pada 1505–6. Buku itu didedikasikan untuk Muzaffar ibn Mahmudshah, penguasa Gujarat. Tidak ada salinan India bergambar awal yang diketahui, tetapi kemudian pada abad ke-16 salinan itu disalin secara luas di Turki Utsmaniyah. Buku tersebut menjelaskan tata cara ibadah haji secara lengkap, dan menjelaskan tempat-tempat keagamaan yang dapat dikunjungi.
Halaman dari salah satu contoh paling awal dari Futuh al-Haramayn, tertanggal 1548 dan mungkin dibuat di Gujarat. Museum Nasional, New DelhiIlustrasi dari Futuh al-Haramayn tahun 1582 yang menunjukkan Ka'bah di dalam Masjid al-Haram
Futuh al-Haramayn (terjemahan: Penyingkapan Haramain) dianggap sebagai buku panduan Islam pertama untuk ziarah.[1] Itu ditulis oleh Muhi al-Din Lari dan diselesaikan di India pada 1505–6. Buku itu didedikasikan untuk Muzaffar ibn Mahmudshah, penguasa Gujarat. Tidak ada salinan India bergambar awal yang diketahui, tetapi kemudian pada abad ke-16 salinan itu disalin secara luas di Turki Utsmaniyah. Buku tersebut menjelaskan tata cara ibadah haji secara lengkap, dan menjelaskan tempat-tempat keagamaan yang dapat dikunjungi.[2][3]
Naskah
Lebih dari dua puluh manuskrip Futuh diketahui masih ada.[4]
↑Rogers, J. M. (2010). J.M. Rogers, The Arts of Islam. Masterpieces from the Khalili Collection, cat.285. London. hlm.250–51. ISBN978-0500515549. Pemeliharaan CS1: Lokasi tanpa penerbit (link)
123Milstein, Rachel (2013-06-17). "Futuh-i Haramayn: Sixteenth-century illustrations of the Hajj route". Dalam Wasserstein, David J.; Ayalon, Ami (ed.). Mamluks and Ottomans: Studies in Honour of Michael Winter (dalam bahasa Inggris). Routledge. hlm.166. ISBN978-1-136-57917-2. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-07-26. Diakses tanggal 2023-04-29.
↑"},"date":{"wt":""},"website":{"wt":""},"publisher":{"wt":"Google Arts&Culture"},"access-date":{"wt":""},"quote":{"wt":""},"archive-date":{"wt":"2023-01-05"},"archive-url":{"wt":"https://web.archive.org/web/20230105162559/https://artsandculture.google.com/asset/futuh-al-haramayn-revelation-of-the-two-sanctuaries-mecca-and-medina-on-loan/sQGoZLichYAQcA"},"dead-url":{"wt":"no"}},"i":0}}]}' id="mwASw"/>"Futuh al-Haramayn". Google Arts&Culture. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-01-05.
↑"},"date":{"wt":""},"website":{"wt":""},"publisher":{"wt":"Google Arts&Culture"},"access-date":{"wt":""},"quote":{"wt":""},"archive-date":{"wt":"2023-01-05"},"archive-url":{"wt":"https://web.archive.org/web/20230105162604/https://artsandculture.google.com/asset/arafat/kAGD1WGiKnks1w"},"dead-url":{"wt":"no"}},"i":0}}]}' id="mwAWY"/>"Arafat". Google Arts&Culture. Diarsipkan dari asli tanggal 2023-01-05.