Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiPasar bebas
Artikel Wikipedia

Pasar bebas

Pasar bebas adalah kondisi pasar ideal, di mana seluruh kegiatan perekonomian sepenuhnya berada pada dinamika permintaan dan penawaran pasar yang akan memengaruhi keputusan ekonomi dan pergerakan setiap individu yang berhubungan dengan uang, barang, dan jasa secara sukarela. Pasar bebas diadvokasikan oleh pengusul ekonomi liberalisme. Dalam sistem yang murni (laissez faire), peran pemerintah dalam perekonomian sangat minim bahkan tidak ada. Di dalam sistem ekonomi tersebut, perusahaan dan properti adalah milik perorangan atau entitas di sektor swasta.

Wikipedia article
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Pasar bebas
Bursa Saham New York simbol dari pasar bebas, tempat di mana para pelaku pasar memperdagangkan saham.

Pasar bebas (bahasa Inggris: free market) adalah kondisi pasar ideal, di mana seluruh kegiatan perekonomian sepenuhnya berada pada dinamika permintaan dan penawaran pasar yang akan memengaruhi keputusan ekonomi dan pergerakan setiap individu yang berhubungan dengan uang, barang, dan jasa secara sukarela. Pasar bebas diadvokasikan oleh pengusul ekonomi liberalisme. Dalam sistem yang murni (laissez faire), peran pemerintah dalam perekonomian sangat minim bahkan tidak ada. Di dalam sistem ekonomi tersebut, perusahaan dan properti adalah milik perorangan atau entitas di sektor swasta.[1]

Prinsip-Prinsip

Diagram yang menunjukkan “dampak kebebasan harga”

Menurut ahli ekonomi Friedrich Naumann Stiftung dan Dr. Rainer Adam, prinsip "ekonomi pasar" yakni prinsip yang bertujuan untuk membentuk sitem perekonomian atas dasar aturan konstitusional yang berlandaskan prinsip pasar. Namun lanjut Adam, konstitusi yang dimaksud itu ditujukan sebagai "penghambat" sampai derajat tertentu terhadap kebebasan para pelaku pasar.[2]

Dalam praktiknya menurut Rainer Adam, tidak pernah ada suatu pasar yang benar-benar bebas mutlak. Hal ini dikarenakan adanya aturan-aturan atau regulasi yang dibuat oleh negara, yang tujuannya adalah memaksa pasar untuk tunduk pada regulasi tersebut. Berbagai aturan regulasi yang membatasi pasar itu ada dalam berbagai tingkatan aturan, cukai, undang-undang, pajak, dan sebagainya.[3]

Sementara itu, menurut Samuel Siahaan berpendapat inti dari ekonomi pasar adalah terjadinya desentralisasi keputusan, berkaitan dengan "apa", "berapa banyak", dan "bagaimana cara produksinya". Dengan adanya pasar, individu diberikan kebebasan untuk mengambil keputusan. Artinya proses dalam pasar hanya dapat terjadi dalam suatu struktur pengambilan keputusan yang bersifat desentralisasi. Selain itu, ini artinya bahwa mekanisme ekonomi pasar mengharuskan terdapat cukup banyak individu yang independen, baik dari sisi produsen maupun dari sisi konsumen.[4]

Samuel juga menambahkan, mekanisme pasar mensyaratkan bahwa pasar harus tidak dapat diprediksi aksi dan reaksi masing-masing pelaku pasar. Menurutnya, ini adalah satu-satunya cara untuk memastikan bahwa kekeliruan perencanaan salah satu individu tidak terakumulasi. Jika perencanaan terakumulasi pada satu individu saja, maka yang terjadi adalah berhentinya kegiatan pasar.[4]

Aliran Ordo-Liberal

Menurut Rainer Adam, perkembangan dalam pemikiran dalam prinsip pasar bebas salah satunya ialah aliran ordo-liberal. Dalam pemikiran ordo-liberal, suatu pasar tidak harus mencapai titik ekuilibrium atau persaingan yang sempurna, tetapi dalam beberapa waktu ada kekuatan-kekuatan ekonomi dominan yang memaksakan aturan monopolistik terhadap kekuatan ekonomi yang lebih lemah, terutama konsumen.[5]

Menurut Rainer Adam, umumnya para pemikir ekonomi liberal menginginkan pasar bebas, dalam arti pasar bebas yang benar-benar bebas dan "tidak terganggu", hal inilah yang kemudian membedakan aliran ordo-liberal dengan pemikiran liberal lainnnya terkait pasar. Prinsip ekonomi pasar yang digagas oleh para pemikir liberal biasanyamenolak peran negara dalam sistem pasar, tetapi sebaliknya bagi kelompok ordo-liberal, peran negara diperlukan.[6]

Referensi

  1. ↑ Iqbal, Luthfi Muhamad (2015-06-16). "Pasar Bebas Terjun Bebas". Medium (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-10-31.
  2. ↑ Adam 2006, hlm. 9-10.
  3. ↑ Adam 2006, hlm. 24.
  4. 1 2 Adam 2006, hlm. 43.
  5. ↑ Adam 2006, hlm. 10 : "Hal ini tentu akan menimbulkan biaya besar bagi suatu perekonomian dan dapat berujung pada friksi sosial dan konflik yang tidak diinginkan.".
  6. ↑ Adam 2006, hlm. 10 : "Keum ordo-liberal mempromosikan diciptakannya badan-badan untuk akuntabilitas horizontal seperti lembaga anti-monopoli, kantor pengawas persaingan atau badan perlindungan konsumen.".

Daftar Pustaka

  • Adam, Rainer, Samuel Siahaan, dan A.M. Tri Anggraini. Persaingan dan Ekonomi Pasar di Indonesia. Jakarta: Friedrich Naumann Stiftung-Indonesia. 2006. ISBN 979-3064-37-4

Lihat pula

  • Adam Smith
  • Anarko-kapitalisme
  • Sekolah Austria
  • Kapitalisme
  • Neoliberalisme
  • Infrastruktur Informasi Bebas
  • Anarksime pasar bebas
  • Friedrich Hayek
  • Teori permainan
  • Heritage Foundation
  • LIEO
  • Milton Friedman
  • Minarkisme
  • Negative liberty
  • Night-watchman state
  • Equilibrium Nash
  • Sekolah Salamanca
  • Self-organization
  • Ekonomi bawah tanah
  • Sukarela

Kontras

  • Komunisme
  • Libertarian sosialisme
  • Ekonomi campuran
  • Ekonomi partisipasi
  • Ekonomi terencana
  • Sosialisme
  • Statisme
  • Antiglobalisasi
  • Anti Kapitalisme

Pranala luar

  • The Statrix Diarsipkan 2020-10-27 di Wayback Machine. is a free market blog themed on the movie The Matrix Diarsipkan 2004-05-29 di Wayback Machine.
  • In Defense of the Free Market Diarsipkan 2004-12-05 di Wayback Machine.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Republik Ceko
  • Israel
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Prinsip-Prinsip
  2. Aliran Ordo-Liberal
  3. Referensi
  4. Daftar Pustaka
  5. Lihat pula
  6. Kontras
  7. Pranala luar

Artikel Terkait

Pasar

mekanisme di mana penawaran dan permintaan saling berhadapan dan kesepakatan dibuat, yang melibatkan tempat, proses, dan institusi di mana pertukaran terjadi

Pasar monopoli

Bentuk pasar dengan satu perusahaan yang mendominasi pasar

Pasar valuta asing

jenis perdagangan dengan mata uang

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026