Fraxinus quadrangulata merupakan spesies pohon yang berasal dari wilayah Amerika Seikat Barat Tengah, mulai dari Oklahoma sampai Michigan, serta dari kawasan Bluegrass di Kentucky dan daerah Cekungan Nashville di Tennessee. Populasi yang terpisah juga ditemukan di Alabama, Ontario bagian selatan, dan sebagian kecil Pegunungan Appalachia. Spesies ini umumnya tumbuh pada substrat kaya kapur seperti batu gamping, serta dijumpai di lereng batu kapur dan tanah lembah yang lembap, pada ketinggian sekitar 120–600 meter.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Fraxinus quadrangulata | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Asteridae |
| Ordo: | Lamiales |
| Famili: | Oleaceae |
| Genus: | Fraxinus |
| Spesies: | F. quadrangulata |
| Nama binomial | |
| Fraxinus quadrangulata | |
| Jangkauan alami Fraxinus quadrangulata | |
| Potret dekat dari jangkauan alami Fraxinus quadrangulata | |
Fraxinus quadrangulata merupakan spesies pohon yang berasal dari wilayah Amerika Seikat Barat Tengah, mulai dari Oklahoma sampai Michigan, serta dari kawasan Bluegrass di Kentucky dan daerah Cekungan Nashville di Tennessee. Populasi yang terpisah juga ditemukan di Alabama, Ontario bagian selatan, dan sebagian kecil Pegunungan Appalachia. Spesies ini umumnya tumbuh pada substrat kaya kapur seperti batu gamping, serta dijumpai di lereng batu kapur dan tanah lembah yang lembap, pada ketinggian sekitar 120–600 meter (390–1.970 kaki).[2][3][4]
Tiken biru merupakan pohon gugur berukuran sedang yang umumnya tumbuh setinggi 10–25 meter dengan diameter batang sekitar 50–100 cm. Ranting-rantingnya biasanya memiliki empat tonjolan gabus, ciri khas yang membuat penampangnya tampak persegi yang menjadi asal dari nama spesies quadrangulata, yang berarti empat sudut. Tunas musim dinginnya berwarna coklat kemerahan. Daunnya berukuran 20–38 cm dan terdiri dari 5–11 selebaran (paling umum tujuh), masing-masing berukuran 7–13 cm dengan lebar 2,5–5 cm, memiliki tepi bergerigi kasar serta tangkai daun yang pendek namun jelas. Bunganya kecil berwarna ungu kehijauan, muncul pada awal musim semi sebelum daun tumbuh. Buahnya berupa samara berukuran 2,5–5 cm dengan lebar 6–12 mm, termasuk bagian sayap buahnya.[3][4]
Pada tahun 2014, tiken biru dianggap sebagai salah satu spesies tiken Amerika Utara yang paling sedikit terkena dampak serangan penggerek tiken zamrud. Serangga invasif ini pertama kali ditemukan di Amerika Utara pada 2002 dan sejak itu menyebar ke sebagian besar wilayah persebaran pohon tersebut. Sekitar enam puluh hingga tujuh puluh persen tiken biru mampu bertahan hidup, jauh lebih tinggi dibandingkan spesies lain seperti tiken hitam dan tiken hijau yang dapat mengalami kematian hingga sembilan puluh sembilan persen akibat serangan penggerek tersebut. Namun, pada 2017, tiken biru bersama spesies tiken asli Amerika Serikat bagian timur lainnya, termasuk tiken hitam, tiken hijau, dan tiken putih dikategorikan sebagai Terancam Punah oleh IUCN karena meningkatnya populasi penggerek tiken zamrud yang bukan merupakan spesies asli habitat mereka.[5][1]
Di Kanada, Fraxinus quadrangulata dilindungi secara hukum sebagai spesies terancam punah berdasarkan Undang-Undang Spesies yang Terancam Punah. Spesies ini terdapat di Ontario dan telah mengalami pemecahan habitat dalam sebagian wilayah persebarannya. Ancaman yang mungkin terus berlangsung terhadap populasi di Kanada mencakup perambanan oleh rusa berekor putih pada pohon-pohon muda serta aktivitas penggerek tiken zamrud, meskipun besarnya dampak dari kedua ancaman tersebut masih belum sepenuhnya dipahami.[6][7]