Fraxinus americana yang dikenal sebagai tiken putih atau tiken amerika, adalah pohon tiken asli Amerika Utara bagian timur dan tengah yang tumbuh dengan cepat. Spesies ini saat ini menghadapi ancaman serius dari penggerek tiken zamrud invasif, yang telah menyebabkan penurunan populasi di banyak wilayah. Selain itu, tiken putih sangat dihargai karena kayunya yang kuat dan serbaguna.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Fraxinus americana | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Asteridae |
| Ordo: | Lamiales |
| Famili: | Oleaceae |
| Genus: | Fraxinus |
| Spesies: | F. americana |
| Nama binomial | |
| Fraxinus americana | |
| Natural range of Fraxinus americana | |
| Sinonim[3] | |
|
Daftar
| |
Fraxinus americana yang dikenal sebagai tiken putih atau tiken amerika, adalah pohon tiken asli Amerika Utara bagian timur dan tengah yang tumbuh dengan cepat. Spesies ini saat ini menghadapi ancaman serius dari penggerek tiken zamrud invasif, yang telah menyebabkan penurunan populasi di banyak wilayah. Selain itu, tiken putih sangat dihargai karena kayunya yang kuat dan serbaguna.
Nama tiken putih berasal dari warna sisi bawah daunnya yang hijau pucat kebiruan. Penampilannya menyerupai tiken hijau, sehingga membedakannya kadang sulit. Daun tiken putih memiliki sisi bawah yang lebih terang dibanding sisi atasnya, sementara permukaan luar rantingnya berwarna abu-abu pucat dan kadang mengelupas. Sebaliknya, daun tiken hijau memiliki warna yang seragam di kedua sisi dan ranting yang lebih halus. Di musim gugur, daun tiken putih berubah menjadi kuning atau merah. Meskipun ada beberapa tumpang tindih habitat, kedua spesies ini biasanya tumbuh di lokasi berbeda: tiken putih umum di hutan bersama tangkira gula, sedangkan tiken hijau lebih sering ditemukan di zona riparian atau area terganggu. Daun majemuk tiken putih biasanya terdiri dari tujuh selebaran, sementara tiken lain cenderung memiliki jumlah selebaran yang lebih bervariasi.[4] Seperti anggota lain dari bagian Melioides, Fraxinus americana merupakan spesies tumbuhan berumah dua, artinya bunga jantan dan betina tumbuh pada individu yang berbeda. Salah satu ciri khas yang membedakan tiken putih dari tiken hijau (Fraxinus pennsylvanica) adalah bentuk bekas luka daun. Pada tiken putih, bekas luka ini berbentuk C, sedangkan pada F. pennsylvanica tunas lateral dan bekas lukanya lebih lurus dengan sedikit lengkungan, sehingga membentuk pola menyerupai huruf D.[5][6]
Spesies ini berasal dari hutan kayu keras mesofitik yang membentang dari Nova Scotia barat hingga Minnesota, ke selatan sampai utara Florida, dan ke barat daya sampai timur Texas. Populasi terisolasi juga tercatat di Texas barat, Wyoming, dan Colorado, sementara spesies ini dilaporkan telah dinaturalisasi di Hawaii. Diperkirakan terdapat sekitar 8 miliar pohon tiken di Amerika Serikat, dengan sebagian besar terdiri dari tiken putih dan tiken hijau.[7][8]