Franz Fischler adalah seorang politikus Austria dari Partai Rakyat Austria (ÖVP). Ia menjabat sebagai Komisi Eropa untuk Pertanian, Pembangunan Pedesaan, dan Perikanan (1995–2004). Ia juga pernah menjabat sebagai Presiden European Forum Alpbach.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Franz Fischler | |
|---|---|
Fischler pada tahun 2024 | |
| Komisi Eropa untuk Pertanian dan Pembangunan Pedesaan | |
| Masa jabatan 1995–2004 | |
| Presiden | |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 23 September 1946 Absam, Tirol, Austria |
| Almamater | University of Natural Resources and Applied Life Sciences Vienna |
| Pekerjaan | Politikus |
| Penghargaan
| |
Franz Fischler (lahir 23 September 1946) adalah seorang politikus Austria dari Partai Rakyat Austria (ÖVP). Ia menjabat sebagai Komisi Eropa untuk Pertanian, Pembangunan Pedesaan, dan Perikanan (1995–2004).[1] Ia juga pernah menjabat sebagai Presiden European Forum Alpbach.[2]
Franz Fischler menikah dengan Adelheid (Heidi) Hausmann pada tahun 1973. Mereka memiliki dua putra, Klaus dan Georg, serta dua putri, Bernadette dan Ursula.
Lahir di Absam, Tirol, Fischler menempuh studi pertanian di Universitas Sumber Daya Alam dan Ilmu Hayati Terapan Wina, dan meraih gelar Dr. rer. nat. oec. pada tahun 1978.[1] Ia bekerja sebagai asisten universitas dari tahun 1973 hingga 1979, kemudian bergabung dengan Kamar Pertanian Tirol, dan akhirnya menjabat sebagai direktur lembaga tersebut dari 1985 hingga 1989.[1]
Antara tahun 1989 dan 1994, Fischler menjabat sebagai Menteri Federal Pertanian dan Kehutanan, serta sejak tahun 1990 terpilih sebagai anggota Dewan Nasional Austria.[1][3] Pada tahun 1995, ia menjadi Komisaris Eropa di Brussels, yang bertanggung jawab atas pertanian dan pembangunan pedesaan.[1] Pada tahun 1999, bidang perikanan juga menjadi bagian dari tanggung jawabnya.[1]
Dalam KTT Berlin 1999, Fischler memiliki pengaruh besar terhadap Agenda 2000.[4]
Pada tahun 2011, Austria memutuskan untuk mencalonkan Fischler sebagai kandidat untuk posisi Direktur Jenderal FAO;[5] tetapi posisi tersebut akhirnya diberikan kepada José Graziano da Silva.