Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiFrans Petrus Cavaljé
Artikel Wikipedia

Frans Petrus Cavaljé

Frans Petrus Cavaljé (1829-1901) adalah tokoh militer Belanda. Ia adalah komandan Batalyon Infanteri III yang terkenal. Batalyon yang beranggotakan serdadu Belanda dan Ambon tersebut mengadakan 3 kali penyerangan ke Masjid Raya Aceh semasa Perang Aceh Pertama dan Kedua.

Wikipedia article
Diperbarui 4 Januari 2021

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Frans Petrus Cavaljé
May. F.P.Cavaljé

Frans Petrus Cavaljé (1829-1901[1]) adalah tokoh militer Belanda. Ia adalah komandan Batalyon Infanteri III yang terkenal. Batalyon yang beranggotakan serdadu Belanda dan Ambon tersebut mengadakan 3 kali penyerangan ke Masjid Raya Aceh (April 1873 dan Januari 1874) semasa Perang Aceh Pertama dan Kedua.

Dalam Perang Aceh I, pasukan Batalyon Infanteri III berkekuatan 25 perwira, 239 prajurit Eropa dan 368 prajurit Ambon. Dalam pada itu, 13 perwira, 91 prajurit Eropa, dan 92 prajurit Ambon terluka atau mati. Pada Perang Aceh II, Batalyon III menderita kekalahan dengan tewas dan terlukanya 4 perwira beserta 111 perwira bawahannya. Karena sakit, Cavaljé yang memimpin Batalyon III di sayap kiri harus mundur dan pergi ke Batavia (sekarang Jakarta) menaiki kapal uap Willem Kroonprins der Nederlanden. Ketika meninggalkan pasukan, Cavaljé berpangkat kolonel dan kemudian diangkat menjadi komisaris milisi di Distrik II Brabant Utara.

Penghargaan

  • Salib Militaire Willems-Orde (untuk perannya dalam Perang Banjar)
  • Ksatria kelas III Militaire Willems-Orde (untuk ekspedisi ke Aceh tahun 1873)
  • Eresabel bertuliskan "Tanda kehormatan dari kerajaan untuk menunjukkan keberanian"
  • Separuh promosi menjadi komandan di Militaire Willems-Orde, yang dialokasikan untuk komandan korps pasukan yang menang.

Catatan

  1. ↑ Disebutkan oleh G.C.E. Koffler dalam memoarnya.

Rujukan

  • Booms ASH. 1902. Neerlands Krijgsroem in Insulinde. Den Haag: W.P. van Stockum & Zoon
  • Kepper G. 1874. De oorlog tussen Nederland en Atchin. Rotterdam: Nijgh en van Ditmar.
  • Bruinsma JFD. 1889. De verovering van Atjeh's grote Mesigit. Sneek: H. Pyttersen.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Penghargaan
  2. Catatan
  3. Rujukan

Artikel Terkait

Divisi Barat Borneo

Kroesen, Adriaan Johan Charles de Neve, George Frederik Nauta, Bernardus Franciscus Josephus le Bron de Vexela, Frans Petrus Cavaljé, dan Johannes Root.

Wapen der Genie

kedua kalinya. Sebarisan angkatan bersenjata yang dipimpin oleh May. Frans Petrus Cavaljé bergerak dengan sepeloton mineur dan 44 pekerja paksa dengan tangga

E.C. van Daalen

hari kemudian, di bawah pimpinan Van Daalen. Di bawah pimpinan May. Frans Petrus Cavalje, istana diserang, tetapi perlawanan semakin sengit. Dalam setengah

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026