Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Francis Galton

Sir Francis Galton adalah seorang sarjana dan ilmuwan asal Inggris yang menguasai berbagai bidang disiplin ilmu pengetahuan. Salah satunya dalam bidang meteorologi, dia memberikan penejelasan tentang antisiklon juga sebagai salah satu pendorong ke arah peta cuaca yang kita kenal sekarang ini (modern). Dia juga mengembangkan bidang statistik dengan alat yang disebut papan kelereng Galton. Dia jugalah yang meletakkan dasar-dasar eugenetika modern yang mana pada tahun 1904 dia mendirikan laboratorium di Universitas London untuk penelitian tentang eugenetika. Dan sampai abad 20 namanya masih dikaitkan dengan hal tersebut. Seperti halnya Darwin (sepupu), ide-ide yang dia miliki memiliki kekurangan teori yang memadai, karya Mendel datang terlambat untuk memengaruhi kontribusi Galton dalam hal ini.

Wikipedia article
Diperbarui 17 September 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Francis Galton

Sir Francis Galton
Lahir(1822-02-16)16 Februari 1822
Birmingham, Inggris
Meninggal17 Januari 1911(1911-01-17) (umur 88)
Haslemere, Surrey, Inggris
Tempat tinggalInggris
KebangsaanInggris
AlmamaterKing's College London
Cambridge University
Karier ilmiah
BidangAnthropologi
Pembimbing akademikWilliam Hopkins
Mahasiswa ternamaKarl Pearson

Sir Francis Galton adalah seorang sarjana dan ilmuwan asal Inggris yang menguasai berbagai bidang disiplin ilmu pengetahuan.[1] Salah satunya dalam bidang meteorologi, dia memberikan penejelasan tentang antisiklon juga sebagai salah satu pendorong ke arah peta cuaca yang kita kenal sekarang ini (modern).[1] Dia juga mengembangkan bidang statistik dengan alat yang disebut papan kelereng Galton.[1] Dia jugalah yang meletakkan dasar-dasar eugenetika modern yang mana pada tahun 1904 dia mendirikan laboratorium di Universitas London untuk penelitian tentang eugenetika.[1] Dan sampai abad 20 namanya masih dikaitkan dengan hal tersebut.[2] Seperti halnya Darwin (sepupu), ide-ide yang dia miliki memiliki kekurangan teori yang memadai, karya Mendel datang terlambat untuk memengaruhi kontribusi Galton dalam hal ini.[2][3]

Galton lahir tanggal 16 Februari 1822 di Sparkbrook, Birmingham dan meninggal di Grayshott House, Haslemere, Surrey tanggal 17Januari tahun 1911.[4] Semasa kecil, dia menolak metode konvensional pengajaran dan saat usia remaja dia mulai belajar ilmu kedokteran.[3] Selain itu, dia juga meneliti implikasi dari teori evolusi Darwin yang fokus pada manusia jenius dan kawin selektif.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 4 Shadily, Hassan (1980).Ensiklopedia Indonesia.Jakarta:Ichtiar Baru Van Hoeve.Hal 1060
  2. 1 2 "Sir Francis Galton Reputation". Encyclopedia Britannica. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-07-18. Diakses tanggal 5 Juni 2014.
  3. 1 2 3 "Francis Galton Biography". Biography Web. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-02-20. Diakses tanggal 5 Juni 2014.
  4. ↑ "Sir Francis Galton". Encyclopedia Britannica. Diarsipkan dari asli tanggal 2015-05-01. Diakses tanggal 5 Juni 2014.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
    • 2
  • Data BnF
    • 2
  • Jepang
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Portugal
  • Belanda
  • Norwegia
  • Latvia
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Katalonia
  • Belgia
Akademik
  • CiNii
  • Mathematics Genealogy Project
  • zbMATH
  • MathSciNet
Seniman
  • ULAN
  • RKD Artists
  • Photographers' Identities
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Jangkauan interkuartil

jangkauan interdesil dan interkuartil pertama kali dicetuskan oleh Francis Galton pada tahun 1882 pada publikasi berjudul Report of the Anthropometric

Distribusi normal

distribusi normal secara terpisah diperkenalkan oleh Charles S. Peirce, Francis Galton, dan Wilhelm Lexis sekitar tahun 1875. Terminologi ini secara tidak

Korelasi

hubungan statistik antara 2 variabel acak

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026