Fotosensitasi adalah kepekaan berlebihan oleh seseorang terhadap cahaya akibat dari penggunaan obat. Jenis obat yang menyebabkan fotosensitasi antara lain bithionol dan minosiklin. Pengujian fotosensitasi dilakukan melalui uji tempel foto. Fotosensitasi biasanya diderita oleh seseorang yang memiliki alergi terhadap sesuatu.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Fotosensitasi adalah kepekaan berlebihan oleh seseorang terhadap cahaya akibat dari penggunaan obat. Jenis obat yang menyebabkan fotosensitasi antara lain bithionol dan minosiklin. Pengujian fotosensitasi dilakukan melalui uji tempel foto. Fotosensitasi biasanya diderita oleh seseorang yang memiliki alergi terhadap sesuatu.
Penderita fotosensitasi akan sangat terganggu oleh keberadaan cahaya.[1] Saat kulit mereka terkena cahaya, warnanya berubah menjadi kemerah-merahan. Rasa gatal juga tiba-tiba muncul di kulit.[2]
Jenis obat yang diketahui menimbulkan fotosensitasi salah satunya adalah bithionol dan minosiklin. Amerika Serikat dan Kanada telah melarang penggunaan kedua jenis obat ini sejak tahun 1973.[3] Fotosensitasi juga merupakan efek samping dari jenis obat antibiotik dari golongan tetrasiklin.[2]
Kecurigaan terjadinya fotosensitasi dilakukan dengan melakukan uji tempel foto. Uji ini biasanya diberikan kepada penderita alergi.[4]