Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Fomepizol

Fomepizol atau 4-metilpirazol adalah obat yang digunakan untuk mengobati keracunan metanol dan etilena glikol. Fomepizol dapat digunakan secara tunggal atau kombinasi dengan hemodialisis. Obat ini diberikan melalui injeksi intravena.

senyawa kimia
Diperbarui 23 Juli 2023

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Fomepizol
Fomepizol
Rumus struktur fomepizol
Model bola dan batang molekul fomepizol
Struktur kimia fomepizol
Data klinis
Pengucapan/ˌfoʊˈmɛpɪzoʊl/
Nama dagangAntizol, dan lainnya
Nama lain4-Metilpirazol
AHFS/Drugs.commonograph
License data
  • US DailyMed: Fomepizole
Rute
pemberian
Intravena
Kode ATC
  • V03AB34 (WHO)
Status hukum
Status hukum
  • US: ℞-only [1]
Pengenal
Nama IUPAC
  • 4-Metil-1H-pirazol
Nomor CAS
  • 7554-65-6  checkY
PubChem CID
  • 3406
DrugBank
  • DB01213
ChemSpider
  • 3289
UNII
  • 83LCM6L2BY
KEGG
  • D00707
ChEBI
  • CHEBI:5141
ChEMBL
  • ChEMBL1308
CompTox Dashboard (EPA)
  • DTXSID3040649 Sunting di Wikidata
ECHA InfoCard100.028.587 Sunting di Wikidata
Data sifat kimia dan fisik
RumusC4H6N2
Massa molar82,11 g·mol−1
Model 3D (JSmol)
  • Gambar interaktif
Kerapatan0,99 g/cm3
Titik didih207 °C (405 °F) (pada 97,3 kPa)
SMILES
  • CC1=CNN=C1
InChI
  • InChI=1S/C4H6N2/c1-4-2-5-6-3-4/h2-3H,1H3,(H,5,6) checkY
  • Key:RIKMMFOAQPJVMX-UHFFFAOYSA-N

Fomepizol atau 4-metilpirazol adalah obat yang digunakan untuk mengobati keracunan metanol dan etilena glikol.[2] Fomepizol dapat digunakan secara tunggal atau kombinasi dengan hemodialisis.[2] Obat ini diberikan melalui injeksi intravena.[2]

Efek samping yang umum terjadi antara lain sakit kepala, mual, dan rasa kantuk.[2] Keamanan penggunaan fomepizol selama kehamilan masih belum diketahui secara pasti.[2] Mekanisme aksi fomepizol yakni mengeblok enzim alkohol dehidrogenase yang mengubah metanol dan etilena glikol menjadi senyawa yang toksik.[2]

Fomepizol telah digunakan di Amerika Serikat sejak tahun 1997.[2] Fomepizol termasuk dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[3]

Indikasi

Fomepizol diindikasikan untuk mengobati keracunan etilen glikol dan metanol. Fomepizol bekerja dengan menghambat pemecahan etilen glikol atau metanol menjadi metabolit aktif yang bersifat toksik. Fomepizol merupakan inhibitor kompetitif dari enzim alkohol dehidrogenase yang berada di hati.[4] Enzim ini berperan utama dalam metabolisme etilen glikol dan metanol.

  • Etilen glikol dimetabolisme oleh enzim alkohol dehidrogenase menjadi glikolaldehida. Glikolaldehida kemudian mengalami oksidasi lebih lanjut menjadi glikolat, glioksilat, dan oksalat. Glikolat dan oksalat dapat menyebabkan asidosis metabolik dan gagal ginjal akut.
  • Metanol dimetabolisme oleh alkohol dehidrogenase menjadi formaldehida. Formaldehida kemudian mengalami oksidasi lebih lanjut oleh formaldehida dehidrogenase menjadi asam format.[5] Asam format dapat menyebabkan asidosis metabolik dan gangguan penglihatan.

Fomepizol menjadi inhibitor kompetitif alkohol dehidrogenase, sehingga dapat memperlambat proses metabolisme etilen glikol dan metanol. Lambatnya metabolit terbentuk memungkinkan hati untuk memproses dan mengeluarkan metabolit dari tubuh. Dikeluarkannya metabolit dari tubuh akan membatasi akumulasi metabolit toksik tersebut dalam jaringan seperti ginjal dan mata. Akibatnya, kerusakan organ bisa dihindari. [6]

Fomepizol perlu diberikan segera setelah menelan etilen glikol atau metanol. Menunda pemberian dapat membahayakan jiwa karena akan membiarkan proses metabolisme berjalan dan menghasilkan metabolit yang berbahaya. [6]

Efek samping

Efek samping yang sering terjadi antara lain sakit kepala dan mual.[7]

Referensi

  1. ↑ "Antizol- fomepizole injection". DailyMed. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-06-26. Diakses tanggal 24 December 2020.
  2. 1 2 3 4 5 6 7 "Fomepizole". Drugs.com. The American Society of Health-System Pharmacists. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 21 Desember 2016. Diakses tanggal 21 Oktober 2022.
  3. ↑ World Health Organization (2019). World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. Jenewa: World Health Organization. hdl:10665/325771. WHO/MVP/EMP/IAU/2019.06. License: CC BY-NC-SA 3.0 IGO. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Casavant MJ (January 2001). "Fomepizole in the treatment of poisoning". Pediatrics. 107 (1): 170–171. doi:10.1542/peds.107.1.170. PMID 11134450.
  5. ↑ "Forensic Pathology". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2008-09-17.
  6. 1 2 Brent, J (May 2009). "Fomepizole for Ethylene Glycol and Methanol Poisoning". N. Engl. J. Med. 360 (21): 2216–23. doi:10.1056/NEJMct0806112. PMID 19458366.
  7. ↑ Lepik, KJ; Levy, AR; Sobolev, BG; Purssell, RA; DeWitt, CR; Erhardt, GD; Kennedy, JR; Daws, DE; Brignall, JL (April 2009). "Adverse drug events associated with the antidotes for methanol and ethylene glycol poisoning: a comparison of ethanol and fomepizole". Annals of Emergency Medicine. 53 (4): 439–450.e10. doi:10.1016/j.annemergmed.2008.05.008. PMID 18639955.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Indikasi
  2. Efek samping
  3. Referensi

Artikel Terkait

Senyawa kimia

sifat fisik

Kimia

Ilmu pengetahuan tentang susunan, sifat, dan reaksi suatu unsur atau zat

Tata nama senyawa kimia

Seperangkat aturan pembuatan nama sistematik untuk senyawa kimia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026