Flora Wambaugh Patterson merupakan seorang ahli mikologi asal Amerika Serikat dan menjadi ahli patologi tanaman wanita pertama yang dipekerjakan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat. Patterson memimpin Koleksi Jamur Nasional Amerika Serikat selama hampir tiga dekade, menambahkan lebih dari 90.000 spesimen jamur dan memperluas koleksi tersebut hingga enam kali lipat, menjadikannya yang terbesar di dunia pada masa itu. Bersama timnya, Patterson berhasil menemukan beberapa spesies jamur patogen penyebab penyakit yang menyerang tanaman dan mengancam sektor pertanian. Meskipun praktik pertanian modern kini dapat mengendalikan sebagian besar ancaman tersebut, jamur patogen tetap memiliki kemampuan untuk merusak hasil panen secara signifikan dengan dampak yang merugikan. Penelitian Patterson memberikan dasar bagi legislasi federal untuk membentuk mekanisme guna mencegah masuknya penyakit tanaman baru yang disebabkan oleh jamur di Amerika Serikat.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Flora Wambaugh Patterson | |
|---|---|
Patterson di depan mikroskop | |
| Lahir | September 15, 1847 Columbus, Ohio, US |
| Meninggal | February 5, 1928 New York City, Amerika Serikat |
| Almamater | |
| Pekerjaan | Ahli patologi tanaman, mikologis |
| Tempat kerja | Herbarium Gray, Departemen Pertanian Amerika Serikat. |
| Anak | 2 |
| Penghargaan | |
Flora Wambaugh Patterson (15 September 1847 – 5 Februari 1928)[1][2][3] merupakan seorang ahli mikologi asal Amerika Serikat dan menjadi ahli patologi tanaman wanita pertama yang dipekerjakan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat.[4] Patterson memimpin Koleksi Jamur Nasional Amerika Serikat selama hampir tiga dekade, menambahkan lebih dari 90.000 spesimen jamur dan memperluas koleksi tersebut hingga enam kali lipat, menjadikannya yang terbesar di dunia pada masa itu.[5][6] Bersama timnya, Patterson berhasil menemukan beberapa spesies jamur patogen penyebab penyakit yang menyerang tanaman dan mengancam sektor pertanian.[7] Meskipun praktik pertanian modern kini dapat mengendalikan sebagian besar ancaman tersebut, jamur patogen tetap memiliki kemampuan untuk merusak hasil panen secara signifikan dengan dampak yang merugikan.[7] Penelitian Patterson memberikan dasar bagi legislasi federal untuk membentuk mekanisme guna mencegah masuknya penyakit tanaman baru yang disebabkan oleh jamur di Amerika Serikat.[5]
Flora Wambaugh Patterson lahir di Columbus, Ohio,[4] dari pasangan Sarah Sells (Wambaugh) dan pendeta Metodis A. B. Wambaugh.[8] Sejak kecil, ia mempelajari jamur sebagai hobi. Pada tahun 1865, saat berusia 18 tahun, Wambaugh memperoleh gelar sarjana dari Antioch College di Ohio. Pada tahun 1869, ia menikah dengan Kapten Edwin Patterson dan mengubah nama belakangnya menjadi Patterson; mereka memiliki dua anak.[5] Beberapa tahun setelah pernikahan mereka, suaminya terluka parah dalam ledakan kapal uap. Patterson merawat suaminya selama sepuluh tahun hingga suaminya meninggal, meninggalkan Patterson untuk mendukung dirinya sendiri dan kedua anaknya.[9]
Pada usia 42 tahun, Patterson meraih gelar master dari Ohio Wesleyan Female College. Setelah kematian suaminya, ia melanjutkan studinya di University of Iowa, tempat kakaknya menjadi profesor.[5] Ia menempuh program master dalam bidang botani dan pada tahun 1892 atau 1893, berusaha melanjutkan pendidikannya di Yale University. Namun, aplikasinya ditolak karena Yale baru menerima wanita pada tahun 1969.[1][10] Tidak menyerah, Patterson mengikuti jejak kakaknya dan pindah ke Cambridge, Massachusetts, untuk belajar di Radcliffe College, sekolah khusus perempuan yang merupakan sekolah mitra Harvard College.[5] Selama tiga tahun berikutnya, ia menghadiri kelas dan bekerja di Gray Herbarium Harvard, di mana ia mengembangkan keahliannya dalam mikologi dengan mempersiapkan dan bekerja dengan sampel jamur.[1][9]