Sir William Matthew Flinders Petrie, FRS, umumnya dikenal sebagai Flinders Petrie adalah seorang ahli di bidang arkeologi yang terkenal. Dia mengawali kariernya sebagai seorang arkeolog pada tahun 1881. Ia menjadi terkenal ketika melakukan penelitian arkeologis di Mesir dengan dukungan Palestine Exploration Fund. Di tanah Palestina, seperti di Timur Tengah pada umumnya, banyak sekali terdapat timbunan tanah atau tel yang membentuk semacam bukit kecil. Flinders Petrie menjadi orang pertama yang menemukan apa sebenarnya yang ada di balik tel (timbunan) yang banyak terdapat di Palestina. Petrie memulai penggalian di Tel el-Hesti, salah satu tel di Palestina selatan yang tingginya sekitar 18 meter. Timbunan tel tersebut ternyata terdiri atas lapisan batu bata, bebatuan dan tembikar. Petrie pun menyimpulkan bahwa tel itu adalah reruntuhan dari kota kuno yang sudah lama sekali terkubur dan di setiap lapisan ada sisa-sisa peninggalan dari satu masa sejarah yang dimiliki kota kuno tersebut. Dengan kata lain, Tel el-Hesi sebenarnya merupakan sisa peninggalan dari banyak kota yang dibangun kembali berulang kali di tempat yang sama, masing-masing dibangun di atas kota sebelumnya.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Flinders Petrie | |
|---|---|
William Matthew Flinders Petrie, 1903. | |
| Lahir | 3 Juni 1853 Charlton, London, England |
| Meninggal | 28 Juli 1942(1942-07-28) (umur 89) Yerusalem, Mandatory Palestine |
| Kebangsaan | Britania Raya |
| Dikenal atas | Merneptah Stele, Pottery Seriation[1] |
| Penghargaan | Fellow of the Royal Society[2] |
| Karier ilmiah | |
| Bidang | Egyptologist |
Sir William Matthew Flinders Petrie, FRS[2] (3 Juni 1853 – 28 Juli 1942), umumnya dikenal sebagai Flinders Petrie adalah seorang ahli di bidang arkeologi yang terkenal.[3][4] Dia mengawali kariernya sebagai seorang arkeolog pada tahun 1881.[4] Ia menjadi terkenal ketika melakukan penelitian arkeologis di Mesir dengan dukungan Palestine Exploration Fund.[3] Di tanah Palestina, seperti di Timur Tengah pada umumnya, banyak sekali terdapat timbunan tanah atau tel yang membentuk semacam bukit kecil.[3] Flinders Petrie menjadi orang pertama yang menemukan apa sebenarnya yang ada di balik tel (timbunan) yang banyak terdapat di Palestina.[3] Petrie memulai penggalian di Tel el-Hesti, salah satu tel di Palestina selatan yang tingginya sekitar 18 meter.[3] Timbunan tel tersebut ternyata terdiri atas lapisan batu bata, bebatuan dan tembikar.[3] Petrie pun menyimpulkan bahwa tel itu adalah reruntuhan dari kota kuno yang sudah lama sekali terkubur dan di setiap lapisan ada sisa-sisa peninggalan dari satu masa sejarah yang dimiliki kota kuno tersebut.[3] Dengan kata lain, Tel el-Hesi sebenarnya merupakan sisa peninggalan dari banyak kota yang dibangun kembali berulang kali di tempat yang sama, masing-masing dibangun di atas kota sebelumnya.[3]
