Flavianus adalah uskup Konstantinopel yang memerintah pada tahun 446-449. Flavianus selama menjabat uskup Konstantinopel, ia begitu dikenal melalui Konsili Efesus tahun 448. dalam konsili ini, Flavanus memimpin konsili yang di dalamnya membahas masalah persatuan tabiat Kristus yang dikemukakan oleh Eutykhes atau yang dikenal sebagai Monofisitisme. Dalam konsili itu, Flavianus mengutuk ajaran persatuan tabiat Eutykehs. Menurut Flavianus, tidak mungkin tabiat kemanusiaan Kristus diserap oleh keilahian-Nya seperti anggur yang terserap ke dalam laut. Namun, pada tahun 449 dalam Konsili Efesus, Flavianus tidak lagi menjabat dan berkuasa sebagai uskup di Konstantinopel. Hal ini terjadi karena posisinya digeser oleh Dioscorus yang memimpin dan menguasai konsili Efesus 449 tersebut. Pada tahun yang sama, Flavianus meninggal pada tanggal 11 Agustus 449 di Hypaepa di Lydia, di Asia Minor.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Flavianus adalah uskup Konstantinopel yang memerintah pada tahun 446-449.[1] Flavianus selama menjabat uskup Konstantinopel, ia begitu dikenal melalui Konsili Efesus tahun 448.[2] dalam konsili ini, Flavanus memimpin konsili yang di dalamnya membahas masalah persatuan tabiat Kristus yang dikemukakan oleh Eutykhes atau yang dikenal sebagai Monofisitisme.[1] Dalam konsili itu, Flavianus mengutuk ajaran persatuan tabiat Eutykehs.[1] Menurut Flavianus, tidak mungkin tabiat kemanusiaan Kristus diserap oleh keilahian-Nya seperti anggur yang terserap ke dalam laut.[1] Namun, pada tahun 449 dalam Konsili Efesus, Flavianus tidak lagi menjabat dan berkuasa sebagai uskup di Konstantinopel.[1] Hal ini terjadi karena posisinya digeser oleh Dioscorus yang memimpin dan menguasai konsili Efesus 449 tersebut.[1] Pada tahun yang sama, Flavianus meninggal pada tanggal 11 Agustus 449 di Hypaepa di Lydia, di Asia Minor.[3]