Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiFitri Setyaningsih
Artikel Wikipedia

Fitri Setyaningsih

Fitri Setyaningsih adalah seniman berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal sebagai penari, penata tari, dan pencipta tari-tarian. Sejak usia muda, enam tahun, sudah mengakrabi dunia kesenian, utamanya seni tari. Fitri Setyaningsih mengawali debutnya sebagai penari Jawa, kemudian dia mulai menciptakan dan mengksplorasi gerak kedalam karya-karyanya, setelah mengikuti beberapa kali workshop di London, Jepang, Dubai. Dia juga banyak belajar dari penari Suprapto Suryodharmo.

Wikipedia article
Diperbarui 7 Maret 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Fitri Setyaningsih
Lahir26 Agustus 1978
Solo, Jawa Tengah
KebangsaanIndonesia
PendidikanFakultas Tari Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta (sekarang Institut Seni Indonesia Surakarta)
PekerjaanPenari

Fitri Setyaningsih (lahir 26 Agustus 1978) adalah seniman berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal sebagai penari, penata tari, dan pencipta tari-tarian. Sejak usia muda, enam tahun, sudah mengakrabi dunia kesenian, utamanya seni tari. Fitri Setyaningsih mengawali debutnya sebagai penari Jawa, kemudian dia mulai menciptakan dan mengksplorasi gerak kedalam karya-karyanya, setelah mengikuti beberapa kali workshop di London, Jepang, Dubai. Dia juga banyak belajar dari penari Suprapto Suryodharmo.[1][2][3][4][5]

Latar belakang

Fitri Setyaningsih lahir di Solo, Jawa Tengah pada 26 Agustus 1978. Sejak masa kecil, ia telah dekat dengan kesenian tradisional, misalnya dengan menonton pertunjukan ketoprak serta mempelajari tari Jawa. Ketertarikannya pada seni tari kemudian ia lanjutkan dengan menempuh pendidikan di jurusan tari, jalur koreografi, di Fakultas Tari Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta (yang kini bernama ISI Surakarta).

Dalam perjalanan kariernya, Fitri aktif berkarya baik sebagai penari maupun koreografer. Sejumlah karyanya antara lain Mega Mendung yang dipentaskan perdana di ACI Gwangju, Korea Selatan pada 2018, kolaborasi dengan Punkasila bertajuk Rough Machine Soft Power dalam Indonesia Dance Festival 2017, serta partisipasinya dalam Choreolab On The Way & Dialogue at The Joint di Frankfurt pada 2016.

Pada tahun 2013, ia menjadi visiting artist di Fakultas Tari Universitas Arizona sekaligus mengajar tari. Selain itu, Fitri juga sering diundang untuk memimpin lokakarya tari di berbagai tempat, baik di dalam maupun di luar negeri.

Pengakuan atas kontribusinya di dunia seni juga datang dari berbagai pihak. Majalah Tempo menobatkannya sebagai salah satu seniman penting Indonesia pada 2011, sementara pada 2010 ia memperoleh penghargaan Icon dari Majalah Gatra. Sebelumnya, Fitri juga menerima Hibah Seni Kelola kategori Pentas Keliling untuk karya "Bedoyo Silikon" (2005) dan "Pidato Bunga-Bunga" (2007).[6]

Karya

  • Dilema (2000)
  • Mimpi Seorang Manggali (2000)
  • Samsara (2001)
  • Roh (2002)
  • Kali (2000-2003)
  • Ibu itu Bernama Calon Arang (2003)
  • Hujan Merah (2003)
  • Jahitan Merah (2004)
  • Hot Plate (2004)
  • The Dead of Dance (2004)
  • Langit Putih (2005)
  • Bedoyo Silikon (2005)[6]
  • Sukesi ke Ruang Privat (2005)
  • Dinner With Cakil (2005)
  • Pidato Bunga-Bunga (2007)[6]
  • Bintang Hening (2011)[7]
  • Mega Mendung (2016)[8]
  • Sleep Paralysis (2022)[9]

Referensi

  1. ↑ Situs remi Taman Ismail Marzuki Diarsipkan 2015-04-02 di Wayback Machine., diakses 18 Maret 2015
  2. ↑ Tempo: Tiga eksplorasi gerak Fitri Diarsipkan 2015-04-02 di Wayback Machine., diakses 18 Maret 2015
  3. ↑ Jurnal Nasional[pranala nonaktif permanen], diakses 18 Maret 2015
  4. ↑ Properti Kompas: Fitri tampilkan tari warna dari tanah Diarsipkan 2015-04-02 di Wayback Machine., diakses 18 Maret 2015
  5. ↑ Jogja Trip: Tiga tarian karya Fitri dipentaskan[pranala nonaktif permanen], diakses 18 Maret 2015
  6. 1 2 3 "Fitri Setyaningsih – BWCF". Diakses tanggal 2026-03-07.
  7. ↑ "Fitri Angkat Kisah Perbintangan dalam Tari". Tempo. 2011-11-04. Diakses tanggal 2026-03-07.
  8. ↑ Agnes, Tia. "Fitri Setyaningsih dan Kenangan Masa Kecil Akan 'Mega Mendung'". detikhot. Diakses tanggal 2026-03-07.
  9. ↑ "Visualisasi Pengalaman Ketindihan Lewat Tari Sleep Paralysis oleh Fitri Setyaningsih". Komunitas Salihara. 2022-08-25. Diakses tanggal 2026-03-07.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
  • VIAF
  • GND
  • WorldCat


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Latar belakang
  2. Karya
  3. Referensi

Artikel Terkait

Dangdut

genre musik populer rakyat asal Indonesia

Dahsyat (acara televisi)

program televisi Indonesia

Polusi visual

Pencemaran atas visual di lingkungan yang dilakukan oleh alam dan manusia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026