Final Piala Negara-Negara Afrika 2021 adalah sebuah pertandingan sepak bola untuk menentukan pemenang Piala Negara-Negara Afrika 2021. Pertandingan ini mempertemukan Senegal dan Mesir; dimainkan di Stadion Olembe, Yaoundé, Kamerun, pada 6 Februari 2022.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Stadion Olembe tempat pertandingan final | |||||||
| Turnamen | Piala Negara-Negara Afrika 2021 | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| |||||||
| |||||||
| Tanggal | 6 Februari 2022 (2022-02-06)[1] | ||||||
| Stadion | Stadion Olembe, Yaoundé[1] | ||||||
| Pemain Terbaik | Mohamed Abou Gabal (Mesir) | ||||||
| Wasit | Victor Gomes (Afrika Selatan) | ||||||
Final Piala Negara-Negara Afrika 2021 adalah sebuah pertandingan sepak bola untuk menentukan pemenang Piala Negara-Negara Afrika 2021. Pertandingan ini mempertemukan Senegal dan Mesir; dimainkan di Stadion Olembe, Yaoundé, Kamerun, pada 6 Februari 2022.[1]
Setelah hasil imbang 0–0 setelah perpanjangan waktu, Senegal memenangkan pertandingan dengan skor 4–2 melalui adu penalti sekaligus meraih gelar juara Piala Negara-Negara Afrika untuk pertama kalinya.
Berdasarkan catatan penampilan pada turnamen edisi sebelumnya, final edisi ini merupakan penampilan ketiga bagi Senegal setelah sebelumnya pada 2002 dan 2019, namun belum pernah menjadi juara. Sementara bagi Mesir merupakan penampilan kesepuluh, setelah sebelumnya menjadi finalis dua kali pada 1962 dan 2017 serta juara tujuh kali pada 1957, 1959, 1986, 1998, 2006, 2008, dan 2010.
Pada awal turnamen, Senegal merupakan timnas asal Konfederasi Sepak Bola Afrika dengan Peringkat Dunia FIFA tertinggi (ke-20 di dunia), sementara Mesir berada pada peringkat keenam (ke-45 di dunia).[2]
Senegal lolos dari babak grup sebagai juara Grup B dengan hanya mencetak satu gol: gol yang dicetak Sadio Mané pada pertandingan pertama mereka melawan Zimbabwe.[3] Pada babak 16 besar, mereka bertemu Tanjung Verde, salah satu tim peringkat ketiga terbaik dari Grup A. Senegal memenangkan pertandingan ini, yang diwarnai dengan dua kartu merah dan insiden benturan kepala antara penyerang Senegal Sadio Mané dan penjaga gawang Tanjung Verde Vozinha, dengan skor 2–0.[4] Pada perempat final, mereka mengalahkan Guinea Khatulistiwa, tim peringkat ke-114 pada Peringkat Dunia FIFA, dengan skor 3–1, untuk kemudian bertemu Burkina Faso di semifinal.[5] Pada pertandingan semifinal, Senegal mendapat dua keputusan tendangan penalti yang kemudian dibatalkan setelah asisten wasit video meminta wasit pertandingan melakukan peninjauan lewat tayangan ulang di monitor. Senegal lolos ke final PIala Negara-Negara Afrika ketiga mereka setelah memenangkan pertandingan itu dengan skor 3–1.[6]
Mesir lolos dari babak grup sebagai peringkat kedua Grup D. Pada babak 16 besar, mereka bertemu juara grup Grup A Pantai Gading. Mesir memenangkan pertandingan lewat adu penalti dengan skor 5–4, setelah hasil imbang 0–0 pada waktu normal dan perpanjangan waktu, dengan Mohamed Salah sebagai pendangan penalti penentu kelolosan mereka ke perempat final.[7] Pada pertandingan perempat final, mereka bertemu Maroko dan Mohamed salah mencetak satu gol serta satu umpan gol bagi Trézéguet untuk mengakhiri pertandingan dengan skor kemenangan 2–1 setelah perpanjangan waktu.[8] Mesir kemudian bertemu tuan rumah Kamerun pada semifinal, pertemuan antar dua tim tersukses sepanjang sejarah turnamen ini. Pertandingan berakhir imbang 0–0 setelah perpanjangan waktu sehingga dilanjutkan dengan adu penalti. Mohamed Abou Gabal menjadi pahlawan kemenangan setelah menggagalkan dua tendangan penalti dari pemain Kamerun dan Mesir menang 3–1 sehingga lolos ke final Piala Negara-Negara Afrika untuk kesepuluh kalinya.[9]
| Senegal | Putaran | Mesir | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Lawan | Hasil | Babak grup | Lawan | Hasil | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 1–0 | Pertandingan 1 | 0–1 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 0–0 | Pertandingan 2 | 1–0 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 0–0 | Pertandingan 3 | 1–0 | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Juara Grup B
Sumber: CAF |
Klasemen akhir | Peringkat kedua Grup D
Sumber: CAF | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Lawan | Hasil | Babak gugur | Lawan | Hasil | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 2–0 | Babak 16 besar | 0–0 (p.w.) (5–4 a.p.) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 3–1 | Perempat final | 2–1 (p.w.) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| 3–1 | Semifinal | 0–0 (p.w.) (3–1 a.p.) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| Senegal | 0–0 (p.w.) | |
|---|---|---|
| Laporan | ||
| Adu penalti | ||
| 4–2 | ||
Senegal
|
Mesir
|
|
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
Pemain Terbaik:
Asisten wasit:
|
Peraturan pertandingan[10][11]
|
| Statistik | Senegal | Mesir |
|---|---|---|
| Gol | 0 | 0 |
| Total tembakan | 21 | 10 |
| Tembakan tepat sasaran | 8 | 3 |
| Penyelamatan | 3 | 8 |
| Penguasaan bola | 57% | 43% |
| Tendangan sudut | 3 | 4 |
| Pelanggaran | 23 | 30 |
| Offside | 1 | 1 |
| Kartu kuning | 4 | 2 |
| Kartu merah | 0 | 0 |