Joe Taslim adalah salah satu aktor keturunan Tionghoa berkebangsaan Indonesia yang mampu berkarier hingga ke Hollywood. Nama Joe Taslim mulai dikenal dalam dunia entertainment saat dirinya membintangi film laga bersama Iko Uwais dan Yayan Ruhian, yakni The Raid: Redemption (2011). Meski sebenarnya Taslim telah menjadi aktor sejak 2008 dalam film horor berjudul Karma, namanya kini lebih dikenal sebagai aktor laga sejak film The Raid: Redemption. Selain sebagai seorang aktor, Taslim juga dikenal sebagai atlet bela diri Judo, ia bahkan pernah menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang SEA Games 1999 dan 2007, dalam dua kejuaraan tersebut Taslim berhasil meraih medali emas dan medali perak. Setelah itu Taslim memutuskan untuk pensiun sebagai atlet Judo karena cedera.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia


Joe Taslim adalah salah satu aktor keturunan Tionghoa berkebangsaan Indonesia yang mampu berkarier hingga ke Hollywood. Nama Joe Taslim mulai dikenal dalam dunia entertainment saat dirinya membintangi film laga bersama Iko Uwais dan Yayan Ruhian, yakni The Raid: Redemption (2011). Meski sebenarnya Taslim telah menjadi aktor sejak 2008 dalam film horor berjudul Karma, namanya kini lebih dikenal sebagai aktor laga sejak film The Raid: Redemption.[1][2][3] Selain sebagai seorang aktor, Taslim juga dikenal sebagai atlet bela diri Judo, ia bahkan pernah menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang SEA Games 1999 dan 2007, dalam dua kejuaraan tersebut Taslim berhasil meraih medali emas dan medali perak. Setelah itu Taslim memutuskan untuk pensiun sebagai atlet Judo karena cedera.[4][2][5][6][7]

Sebagai aktor laga kenamaan uniknya Taslim tidak memulai karier filmnya dari film bergenre laga, ia justru memulai karier filmnya dari sebuah film bergenre horor berjudul Karma (2008). Dalam film tersebut, Taslim beradu akting dengan supermodel dan aktris Indonesia, yakni Dominique Diyose.[8][9][10] Sejak terlibat dalam film Karma, karier film Joe Taslim terus berlanjut. Ia mendapatkan filmnya yang kedua, tetapi lagi-lagi bukan film laga melainkan film bergenre drama romantis berjudul Rasa (2009). Dalam film tersebut, Taslim beradu akting dengan aktor Christian Sugiono dan aktris Pevita Pearce.[11]
Karier Taslim semakin berkembang, ia pada akhirnya mendapatkan film laga pertamanya, yakni The Raid (2011, Dikenal juga sebagai The Raid: Redemption di Amerika Serikat) . Dalam film garapan sutradara Gareth Evans tersebut, Taslim beradu akting dengan banyak aktor senior Indonesia yang tersohor yakni Ray Sahetapy dan aktor laga lainnya seperti Iko Uwais, Yayan Ruhian, dan Donny Alamsyah.[1] Salah satu adegan paling ikonik dalam film The Raid adalah saat Joe Taslim bertemu dengan Yayan Ruhian dalam sebuah pertarungan tangan kosong, yang kemudian menjadi meme yang cukup populer di internet dengan kata "greget".[12][13]
Film ini juga mendapatkan banyak respon positif dari para kritikus film di situs Rotten Tomatoes, dengan berhasil meraih 86% dan skor rata-rata 7,6 dari 10 poin.[14] The Raid juga berhasil meraih berbagai penghargaan internasional, beberapa diantaranya adalah Festival Film Internasional Toronto untuk kategori Midnight Madness - People's Choice Award dan Festival Film Internasional Dublin untuk kategori Best Film dan Audience Award.[15] Sejak film The Raid itulah, nama Joe Taslim semakin terkenal, bahkan hingga bisa mengantarkannya ke Hollywood.[16][17][18]
Sejak terlibat dalam film The Raid: Redemption, Joe Taslim kemudian mendapatkan tawaran untuk bermain dan terlibat dalam film horor-laga, yakni Dead Mine (2012). Dalam film yang menceritakan tentang zombie tentara Jepang tersebut, Taslim beradu akting dengan aktor Ario Bayu yang juga dikenal dari perannya sebagai Soekarno dalam film Soekarno: Indonesia Merdeka (2013) dan film Hollywood Java Heat (2013). Selain dengan Ario Bayu, dalam film ini Taslim juga beradu akting dengan aktor dan aktris lainnya seperti, Mike Lewis, Miki Mizuno, Djaitov Tigor, Sam Hazeldine, Carmen Soo dan James Taenaka.[19][20][21][22][23][24]

Taslim akhirnya menjadi salah satu aktor Indonesia yang dapat menembus Hollywood. Film Hollywood pertama Taslim bahkan tidak main-main, ia langsung mendapatkan peran dalam salah satu film box office bergenre action dalam seri The Fast and the Furious, yakni Fast and Furious 6 (2013). Film ini melibatkan banyak aktor Hollywood papan atas seperti Dwayne Johnson, Vin Diesel, Gal Gadot, Michelle Rodriguez, Jordana Brewster, Tyrese Gibson, Sung Kang, Jason Statham dan tentu saja mendiang Paul Walker.[25][26]

Dalam film Fast and Furious 6 tersebut, Taslim menjadi salah satu tokoh antagonis yang bernama Jah, anak buah dari Owen Shaw (yang diperankan oleh Luke Evans) yang memiliki kemampuan bela diri yang hebat. Salah satu adegan yang paling diingat oleh publik adalah saat Taslim melawan teman-teman Dom (yang diperankan oleh Vin Diesel) yaitu Han (yang diperankan oleh Sung Kang) dan Roman (yang diperankan oleh Tyrese Gibson) sekaligus dan sendirian. Taslim bahkan sempat menyebut adegan tersebut sebagai salah satu adegan paling mahal yang pernah dia dapatkan.[27][28][29]
Karier Taslim di dunia perfilman Hollywood masih terus berlanjut, ia kemudian mendapatkan peran lagi dalam salah satu film bertemakan luar angkasa, yakni Star Trek Beyond (2016). Dalam film tersebut, Taslim beradu akting dengan banyak aktor dan aktris Hollywood kenamaan, antara lain; Simon Pegg (yang pernah bermain dalam seri Mission: Impossible dan Shaun of the Dead), Zoe Saldana (yang juga bermain dalam The Losers, Guardians of the Galaxy, Guardians of the Galaxy Vol. 2 dan Avengers: Infinity War), Karl Urban (yang juga bermain dalam Doom, RED, Thor: Ragnarok, dan Pathfinder) dan Idris Elba (yang juga bermain dalam The Losers, Thor, Thor: Ragnarok, Thor: The Dark World, dan Avengers: Age of Ultron).[30][31][32]
Dalam film Hollywood keduanya tersebut, Taslim lagi-lagi mendapatkan peran antagonis yakni sebagai Manas/Anderson Lee, tangan kanan Krall/Balthazar Edison (yang diperankan oleh Idris Elba).[33][34][35][36][37]

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya Taslim memulai karier akting dari film bengenre di luar film laga (Karma dan Rasa), hal ini membuat Taslim menjadi aktor multitalenta dan salah satu aktor yang mampu bermain dalam film-film lintas genre. Meskipun telah berkiprah di dunia perfilman internasional dan masuk dalam jajaran aktor Hollywood, Taslim masih bersedia bermain dalam film-film Indonesia.
Selepas bermain dalam film Fast and Furious 6, Taslim bermain dalam film bergenre drama-romantis berjudul La Tahzan (2013). Dalam film ini Taslim beradu akting dengan Atiqah Hasiholan, Ario Bayu, dan Prilly Latuconsina. Di film garapan sutradara Danial Rifki tersebut, Taslim berperan sebagai seorang pemuda Jepang bernama Yamada yang menaruh hati pada Viona (yang diperankan oleh Atiqah Hasiholan) yang sebenarnya ingin bertemu dengan Hasan (yang diperankan oleh Ario Bayu). Akhirnya ketiganya terjebak dalam cinta segitiga yang cukup kompleks.[38] Berkat perannya dalam film ini, Taslim juga berhasil memenangkan penghargaan dalam ajang Indonesian Movie Awards 2014 untuk kategori Best Actor.[39][40][41][42][43][44][45]
Selain bermain dalam film bergenre drama-romantis dan horor Taslim pun sedang menjajal genre baru, yakni komedi meski masih dibalut dengan beberapa adegan aksi. Film bergenre komedi aksi yang akan dimainkan oleh Taslim adalah Hit and Run yang akan rilis tahun 2019 ini. Meski belum rilis pihak Screenplay Films selaku perusahaan produksi sudah membuat press release yang mengatakan jika Taslim akan menjadi pemeran utama dalam film tersebut. Dalam film komedi aksi perdananya itu, Taslim akan beradu akting dengan aktor dan aktris muda antara lain; Jefri Nichol, Tatjana Saphira, dan Youtuber Chandra Timothy Liow. Di film ini pula, Taslim bertemu dengan lawan mainnya di The Raid (2011), yakni Yayan Ruhian.[46][47][48][49][50] Di dalam film Hit and Run, Taslim mendapatkan peran sebagai Tegar. Karena film ini adalah kali pertama Taslim menjajal genre komedi, ia tentu harus menyesuaikan diri dengan skenario dan lawan mainnya yang lain.[47]
| Tahun | Judul | Peran |
|---|---|---|
| 2008 | Karma | Armand Guan |
| 2009 | Rasa | Allivan |
| 2011 | The Raid | Jaka |
| 2012 | Dead Mine | Djoko |
| 2013 | Fast and Furious 6 | Jah |
| La Tahzan | Yamada | |
| 2016 | Star Trek Beyond | Anderson Le / Manas |
| 2017 | Surat Kecil untuk Tuhan | Martin |
| 2018 | The Night Comes for Us | Ito |
| 2019 | Hit & Run | Tegar Satria |
| 2020 | The Swordsman | Gurutai |
| 2021 | Mortal Kombat | Bi-Han / Sub-Zero |
| 2025 | The Furious | Navin |
| 2026 | Mortal Kombat II | Bi-Han / Sub-Zero |
| Tahun | Judul | Peran | Saluran | Season | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2019–2023 | Warrior | Li Yong | Cinemax | 3 musim | [51] |
| 2023 | Blindspotting | Mustafa | Starz | 1 musim |