Filmjölk adalah produk fermentasi susu dari Swedia dan populer di kawasan Nordik, dan terus berkembang ke wilayah Eropa dan Amerika. Filmjölk sudah ada sejak zaman viking berlangsung, ketika para petani membiarkan susu segar terfermentasi secara alami. Para petani mengawetkan susu agar tidak mudah rusak dan tetap bisa mengonsumsi susu saat musim panas. Filmjölk menjadi bekal para petani yang dapat dibawa bepergian dalam waktu lama, filmjölk tetap terasa segar dan bisa dinikmati bersama potongan roti tunnbröd.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Filmjölk | |
|---|---|
Hidangan filmjölk untuk menu sarapan | |
| Sajian | Mimunam fermentasi |
| Tempat asal | Swedia |
| Suhu penyajian | Suhu ruangan |
| Bahan utama | Susu, kultur bakteri |
Filmjölk (Swedish: [ˈfîːl.ˌmjœlk]) adalah produk fermentasi susu dari Swedia dan populer di kawasan Nordik, dan terus berkembang ke wilayah Eropa dan Amerika. Filmjölk sudah ada sejak zaman viking berlangsung, ketika para petani membiarkan susu segar terfermentasi secara alami.[1] Para petani mengawetkan susu agar tidak mudah rusak dan tetap bisa mengonsumsi susu saat musim panas.[2] Filmjölk menjadi bekal para petani yang dapat dibawa bepergian dalam waktu lama, filmjölk tetap terasa segar dan bisa dinikmati bersama potongan roti tunnbröd.
Filmjölk termasuk dalam jenis fermentasi mesofilik, yang dapat difermentasi pada suhu ruangan antara 18-24 °C. Proses fermentasi filmjölk melibatkan peran strain bakteri asam laktat sepert Lactococcus lactis dan Leuconostoc mesenteroides yang mengubah susu cair menjadi filmjölk dengan tekstur yang lembut, terasa seperti mentega dan sedikit rasa asam.[3] Bakteri bekerja dengan memetabolisme laktosa dan mengubahnya menjadi asam laktat.
Fermentasi filmjölk dilakukan dengan menambahkan starter atau strain bakteri filmjölk ke dalam susu. Wadah yang digunakan dapat berupa toples kaca yang sudah disterilkan dengan air panas. Wadah kaca dipilih agar proses fermentasi lebih mudah diamati dan meminimalisir potensi kontaminasi zat kimia dari wadah yang digunakan. Setelah starter dan susu tercampur rata, tutup rapat toples dan letakkan di tempat yang sejuk. Bakteri filmjölk akan bekerja memfermentasi susu pada suhu 18-24 °C. Proses fermentasi dapat berlangsung selama 1-2 hari dan dapat dipanen apabila tekstur sudah mulai mengental. Di suhu ruangan yang panas, proses fermentasi dapat berlangsung lebih cepat.[4]
Starter filmjölk dapat berbentuk serpihan kultur yang telah dikeringkan atau starter bubuk yang telah dijual bebas. Filmjölk yang telah jadi, dapat disimpan sebagian untuk dapat digunakan kembali menjadi starter filmjölk. Penggunaan filmjölk untuk digunakan menjadi starter, dapat menggunaan perbandingan 1:10. Dibutuhkan minimal 100 ml starter untuk memfermentasikan 1 liter susu.
Filmjölk seringkali disebut juga yogurt yang dapat diminum (drinkable yogurt) karena teksturnya yang lebih cair dibandingkan yogurt. Selain diminum, filmjölk dapat disajikan dengan roti tunnbröd, maupun disantap sebagai sarapan dengan sereal atau muesli. Filmjölk juga dapat digunakan sebagai pengganti krim asam pada masakan.