Film eksploitasi adalah film yang bertujuan meraih kesuksesan komersial dengan memanfaatkan tren terkini, genre niche, atau konten sensasional. Film eksploitasi sering menampilkan tema-tema seperti seks yang sugestif atau eksplisit, kekerasan sensasional, penggunaan narkoba, ketelanjangan, adegan berdarah-darah, kehancuran, pemberontakan, kekacauan, dan hal-hal yang aneh. Meskipun sering dikaitkan dengan film-film beranggaran rendah “Film kelas B”, beberapa film eksploitasi telah memengaruhi budaya populer, menarik perhatian kritikus, memperoleh makna historis, dan mengembangkan pengikut fanatik.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Film eksploitasi adalah film yang bertujuan meraih kesuksesan komersial dengan memanfaatkan tren terkini, genre niche, atau konten sensasional. Film eksploitasi sering menampilkan tema-tema seperti seks yang sugestif atau eksplisit, kekerasan sensasional, penggunaan narkoba, ketelanjangan, adegan berdarah-darah, kehancuran, pemberontakan, kekacauan, dan hal-hal yang aneh. Meskipun sering dikaitkan dengan film-film beranggaran rendah “Film kelas B”,[1] beberapa film eksploitasi telah memengaruhi budaya populer, menarik perhatian kritikus, memperoleh makna historis, dan mengembangkan pengikut fanatik.[2]