Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiFerdinand Richthofen
Artikel Wikipedia

Ferdinand Richthofen

Ferdinand Freiherr von Richthofen adalah seorang penjelajah, ahli geografi, dan ilmuwan asal Jerman. Dia terkenal karena membawa istilah baru seperti "Seidenstrasse" dan "Seidenstraßen" = "Jalan sutra" atau "Jalur sutra" pada tahun 1877. Ia juga orang yang menerapan standar praktik korografi dan korologi. Dia juga adalah paman dari Perang Dunia I angkatan udara Manfred von Richthofen yang dikenal sebagai "Red Baron ".

Wikipedia article
Diperbarui 16 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Ferdinand Richthofen

Ferdinand von Richthofen
(1833-1905)
Lahir(1833-05-05)5 Mei 1833
Carlsruhe, Prussian Silesia (Provinsi Opole)
Meninggal6 Oktober 1905(1905-10-06) (umur 72)
Berlin
KebangsaanGerman
AlmamaterUniversity of Breslau
University of Berlin
PenghargaanWollaston Medal (1892)
Karier ilmiah
Bidanggeography
InstitusiUniversity of Bonn
University of Leipzig
University of Berlin
Mahasiswa doktoralSven Hedin
Alfred Philippson
Arthur Berson
Wilhelm Sievers

Ferdinand Freiherr von Richthofen (5 Mei 1833 - 6 Oktober 1905) adalah seorang penjelajah, ahli geografi, dan ilmuwan asal Jerman.[1] Dia terkenal karena membawa istilah baru seperti "Seidenstrasse" dan "Seidenstraßen" = "Jalan sutra" atau "Jalur sutra" pada tahun 1877.[1] Ia juga orang yang menerapan standar praktik korografi dan korologi.[1] Dia juga adalah paman dari Perang Dunia I angkatan udara Manfred von Richthofen yang dikenal sebagai "Red Baron ".[1][2]

Ia lahir di Karlsruhe, Prusia Silesia, dan dididik di Breslau dan Berlin.[2] Dia melakukan perjalanan atau belajar di Pegunungan Alpen dari Tyrol dan Carpathians di Transylvania.[2] Pada 1860, ia bergabung dengan Eulenburg Expedition, seorang Prusia ekspedisi yang mengunjungi Ceylon, Jepang, Taiwan, Sulawesi, Jawa, para Filipina, Siam, Burma antara 1860 dan 1862.[2] Tidak ada karya penting yang dihasilkan dari perjalanan ini, karena banyak catatan dan koleksi Richthofen hilang pada saat perjalanan.[2]

Rujukan

  1. 1 2 3 4 "Approaches Old and New to the Silk Roads" Vadime Eliseeff in: The Silk Roads: Highways of Culture and Commerce. Paris (1998) UNESCO, Reprint: Berghahn Books (2000), pp. 1-2. ISBN 92-3-103652-1; ISBN 1-57181-221-0; ISBN 1-57181-222-9 (pbk)
  2. 1 2 3 4 5 Waugh, Daniel. (2007). "Richthofen's "Silk Roads": Toward the Archaeology of a Concept." The Silk Road. Volume 5, Number 1, Summer 2007, p. 4.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • ISNI
  • VIAF
  • GND
  • FAST
  • WorldCat
Nasional
  • Amerika Serikat
  • Prancis
  • Data BnF
  • Jepang
  • Italia
  • Australia
  • Republik Ceko
  • Spanyol
  • Belanda
  • Norwegia
  • Chili
  • Yunani
  • Swedia
  • Polandia
  • Vatikan
  • Israel
  • Belgia
Akademik
  • CiNii
  • Mathematics Genealogy Project
  • Leopoldina
Orang
  • Trove
  • Deutsche Biographie
  • DDB
Lain-lain
  • IdRef
  • SNAC
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Rujukan

Artikel Terkait

Jalur Sutra

'jalur sutra' pertama kali digunakan oleh seorang Geograf Jerman Ferdinand von Richthofen pada abad ke-19 karena komoditas perdagangan dari Tiongkok yang

Pegunungan Qilian

pegunungan di Tiongkok

Sven Hedin

ilustrator, kolektor botani Periode aktif 1880 – 1952 Murid dari Ferdinand Richthofen Karya kreatif Singkatan nama ahli botani Hedin Keluarga Pasangan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026