FC Anyang adalah klub sepak bola profesional Korea Selatan yang berbasis di Anyang. Tim ini berkompetisi di K League 1, kasta tertinggi sepak bola Korea Selatan.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Nama lengkap | Football Club Anyang 안양시민프로축구단 | ||
|---|---|---|---|
| Berdiri | 2 Februari 2013 (2013-02-02) | ||
| Stadion | Kompleks Olahraga Anyang (Kapasitas: 17,143) | ||
| Pemilik | Pemerintah Kota Anyang | ||
| Presiden | |||
| Pelatih kepala | |||
| Liga | K League 1 | ||
| 2025 | K League 1, ke-8 dari 12 | ||
| Situs web | Situs web resmi klub | ||
| |||
FC Anyang (Korea: FC 안양code: ko is deprecated ) adalah klub sepak bola profesional Korea Selatan yang berbasis di Anyang. Tim ini berkompetisi di K League 1, kasta tertinggi sepak bola Korea Selatan.
Setelah kebijakan desentralisasi K League diberlakukan pada tahun 1995, tiga tim yang berbasis di Seoul harus pindah ke daerah lain. Pada tahun 1996, LG Cheetahs pindah ke Kota Anyang dan menjadi Anyang LG Cheetahs.[1]
Setelah Piala Dunia FIFA 2002 yang diselenggarakan bersama oleh Korea Selatan, Stadion Piala Dunia Seoul tidak terpakai selain untuk pertandingan internasional sesekali. Pemerintah Metropolitan Seoul berupaya menutupi biaya pembangunan dan pemeliharaan dengan membentuk tim baru di Seoul.
Karena tidak menemukan perusahaan yang bersedia membentuk tim baru, pemerintah kota Seoul mengubah strategi dan mengusulkan untuk memindahkan tim yang sudah ada ke ibu kota. Pada tahun 2004, diumumkan bahwa Anyang LG Cheetahs akan menjadi penghuni baru Stadion Piala Dunia Seoul dan berubah menjadi tim yang kini dikenal sebagai FC Seoul.[2]
Kepindahan LG Cheetahs tidak berlangsung baik bagi warga Anyang dan para penggemarnya. Peristiwa ini membentuk identitas pendukung FC Anyang dan menjadi dasar ketidaksukaan mereka terhadap FC Seoul.[3]
Dengan dibentuknya K League 2, pemerintah kota Anyang melihat peluang untuk menghadirkan kembali sepak bola di kota tersebut. Meski mendapat penolakan dari sebagian anggota dewan kota,[4] sebuah peraturan disahkan pada 10 Oktober 2012 untuk mendirikan sebuah klub sepak bola profesional di Anyang.[5] Publik kemudian diajak memberikan suara, dan pada 27 Desember 2012, nama yang terpilih dikonfirmasi sebagai FC Anyang.[6] Klub ini resmi berdiri pada 2 Februari 2013.[7]
FC Anyang memainkan pertandingan perdananya pada 17 Maret 2013 melawan Goyang Hi di Stadion Anyang. Pertandingan tersebut berakhir 1–1, dengan Ka Sol-hyun mencetak gol pertama dalam sejarah klub.[8] Kemenangan pertama klub diraih pada 7 April saat menghadapi Chungju Hummel.[9]
Pada tahun 2024, klub meraih trofi pertamanya dengan menjuarai K League 2, sekaligus memastikan promosi langsung ke K League 1 untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.[10]

Kelompok pendukung utama klub dikenal dengan nama A.S.U. RED, yang awalnya merupakan kelompok suporter bagi Anyang LG Cheetahs (yang kini menjadi FC Seoul) ketika klub tersebut masih berbasis di Anyang.[11]
Klub ini memiliki rivalitas kuat dengan Suwon Samsung Bluewings, sebuah rivalitas yang dimulai pada era LG Cheetahs dan dijuluki Derbi Jijidae. Meskipun klub Anyang telah berubah, kota Anyang dan Suwon tetap mempertahankan rivalitas sepak bola tersebut, yang kembali hidup pada musim 2024 ketika Suwon Samsung Bluewings bermain di divisi kedua untuk pertama kalinya.[12]
FC Seoul juga menjadi klub yang tidak disukai oleh para pendukung FC Anyang, disebabkan cara klub tersebut meninggalkan kota secara tiba-tiba meskipun ada protes keras. Suporter Anyang menyalakan flare sebagai bentuk perlawanan saat pertandingan Piala FA Korea 2017.[13]
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.
|
|
Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.
|
|
| Posisi | Nama |
|---|---|
| Presiden | |
| Direktur Administratif | |
| Direktur Tim Muda | |