Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Last Child (grup musik)

Last Child merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang dibentuk pada tahun 2006. Grup musik ini beranggotakan 3 orang yaitu Virgoun, Dimas Rangga (bass), dan Ipank (drum). Genre musik ini adalah pop punk dan rock alternatif.

grup musik asal Indonesia
Diperbarui 21 Desember 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Last Child
AsalJakarta Timur, Indonesia
Genre
  • Pop punk
  • pop rock
  • alternative rock
  • power pop
  • power ballad
  • soft rock
Tahun aktif2006–sekarang
LabelFake Records
Dr. M
Music Factory Indonesia
AnggotaVirgoun Tambunan

Dimas Rangga

Abdul Jamil Rizki
Mantan anggotaYodi Aditya
Ari Ceper Irhamsyah
Aip Budiman
Rahmat Firdaus Hidayat

Last Child merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang dibentuk pada tahun 2006. Grup musik ini beranggotakan 3 orang yaitu Virgoun (vokal dan gitar), Dimas Rangga (bass), dan Ipank (drum). Genre musik ini adalah pop punk dan rock alternatif.

Biografi

Last Child terbentuk pada tanggal 11 Januari 2006 dari trio Virgoun (vokal dan gitar), Dimas (bas dan vokal), dan Ari (drum). Mereka kemudian tampil kuartet sejak Juli 2009, dengan merekrut Yodi (gitar) untuk memperkaya eksplorasi musik mereka.

Nama ‘Last Child’ sendiri sebenarnya tidak mempunyai arti special. Awal mereka membentuk grup musik ini, usia mereka memang masih kecil. Mereka mengikuti audisi band, dan tak disangka-sangka, mereka bisa lolos. Dari situ kemudian mereka bertekad untuk meneruskan Last Child dengan serius. Grup musik ini menjadikan Blink 182 sebagai influence mereka.

Last Child mengalami beberapa kali pergantian personel. Ari, Aip dan Yodi keluar dari grup musik ini, sehingga formasi terakhir saat mereka menggarap album studio pertama mereka tahun 2012 adalah Virgoun (vokal dan gitar), Dimas (bas dan vokal), Mamie (gitar), dan Ipank Rizki (drum).

Setelah merilis mini album Grow Up secara swadaya pada tahun 2007, kemudian pada 2009, di bawah bendera Fake Records mereka unjuk gigi dengan album berjudul Everything We Are Everything. Album ini melahirkan singel hit "Diary Depresiku", "Pedih", dan "Kembali".

Hingga April 2010, tercatat lebih dari 110,000 orang Last Friends, sebutan untuk penggemar (fans) mereka, secara rutin berinteraksi di akun Facebook Last Child. Berkat kesetiaan Last Friends, RBT Last Child dari album Everything We Are Everything, menembus angka lebih dari 300,000 unduhan.

Di bawah naungan label Dr. M, lagu "Diary Depresiku" kemudian di-mastering ulang oleh Jemi Sitanayah, MMus (Mastering of Music, sound engineering), jebolan Berklee College of Music, USA.

Bagian reff lagu "Diary Depresiku" sendiri memang memiliki kesamaan progresi chord pada lagu tema serial animasi Crayon Shin-chan (dubbing Bahasa Indonesia) versi pertama (2000-2009) yang disiarkan di RCTI yang dinyanyikan oleh Sheila Dara Aisha.

Setelah sukses dengan singel "Diary Depresiku", "Pedih", dan "Percayalah itu", Last Child kemudian merilis album Our Biggest Thing Ever, di bawah label Dr. M. Album ini merupakan studio perdana Last Child yang dirilis pada 25 Januari 2012. Dalam album ini, mereka juga merangkul Giselle, salah satu jebolan Indonesian Idol di lagu Seluruh Nafas Ini.

Last Child juga merangkul Ashilla Zee untuk beberapa live perform acara yang diadakan oleh beberapa stasiun televisi dalam lagu "Seluruh Nafas Ini".

Diskografi

Album

  • Grow Up (2007)
  • Everything We Are Everything (2009)
  • Our Biggest Thing Ever (2012)

Album kompilasi

  • OST. Surat Cinta Untuk Starla (2017)

Album live

  • Live Session with Last Child (2024)

Singel

  • Kita Tunjukkan (2007)
  • Anak Kecil (2007)
  • Diary Depresiku (2007)
  • Never Will I (2007)
  • Dendam (2007)
  • Sally Punker (2007)
  • If I Could Fly (2007)
  • Memories Of You (2007)
  • Pedih (2007)
  • So Njum (2007)
  • Kembali (Selalu) (2009)
  • Penantian (2009)
  • Lagu Terakhir Untukmu (2009)
  • Diary Depresiku (new version) (2010)
  • Pedih (new version) (2011)
  • Percayalah (2012)
  • Seluruh Nafas Ini feat. Giselle (2012)
  • Sekuat Hatimu (2012)
  • Rindumu Disana (2012)
  • Indahkah Perbedaan (2012)
  • Seharusnya (2013)
  • Teringat Apa Yang Kau Berikan (2012)
  • Tak Pernah Ternilai (2013)
  • Bernapas Tanpamu (2015)
  • Duka (2016)
  • Dunia Untukmu (2017)
  • Maha Pemilik Hati (2018)
  • Ketidakrelaanku (2020)
  • Menyerah (2021)
  • Saat Saat Itu (2022)
  • Hancur Lebih Dulu (2024)
  • Dendam feat. Sansan (New Version) (2024)
  • Lagu Patah Hati (2025)
  • Pedih (XX Version) (2025)

Penghargaan

  • Indigo Digital Music Awards 2011: Best Indie
  • Dahsyatnya Awards 2012: Pendatang Baru Terdahsyat
  • Nominasi SCTV Music Awards 2012: Album Pop Duo/Group Ngetop, Vokalis Band Favorit, dan Pemain Bass Favorit
  • Spotify Wrapped Live Indonesia 2023: Top Group of The Year

Pranala luar

  • Profile Last Child
  • Halaman Myspace Last Child
  • Profil di Kapanlagi.com
Basis data pengawasan otoritas: Seniman Sunting di Wikidata
  • MusicBrainz

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Biografi
  2. Diskografi
  3. Album
  4. Album kompilasi
  5. Album live
  6. Singel
  7. Penghargaan
  8. Pranala luar
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026