Eusébio Oscar Scheid, S.C.J. adalah seorang Kardinal Imam asal Brasil dan Uskup Agung Emeritus Rio de Janeiro. Ia diangkat menjadi kardinal pada tahun 2003. Ia sebelumnya adalah Uskup São José dos Campos dari 1981 hingga 1991 dan Uskup Agung Florianópolis dari 1991 hingga 2001.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Eusébio Oscar Scheid | |
|---|---|
| Uskup Agung Emeritus São Sebastião do Rio de Janeiro | |
| Gereja | Gereja Katolik Roma |
| Penunjukan | 25 Juli 2001 |
Awal masa jabatan | 22 September 2001 |
Masa jabatan berakhir | 27 Februari 2009 |
| Pendahulu | Eugênio de Araújo Sales |
| Penerus | Orani João Tempesta |
| Jabatan lain | Kardinal Imam Santi Bonifacio ed Alessio (2003–2021) |
| Imamat | |
Tahbisan imam | 3 Juli 1960 oleh Inácio João Dal Monte |
Tahbisan uskup | 1 Mei 1981 oleh Carmine Rocco |
Pelantikan kardinal | 21 Oktober 2003 oleh Paus Yohanes Paulus II |
| Peringkat | Kardinal imam |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | (1932-12-08)8 Desember 1932 Luzerna, Brasil |
| Meninggal | 13 Januari 2021(2021-01-13) (umur 88) São José dos Campos, Brasil |
Jabatan sebelumnya |
|
| Almamater | Universitas Kepausan Gregoriana |
| Semboyan | Deus é bomcode: pt is deprecated ('Tuhan itu baik') |
Eusébio Oscar Scheid, S.C.J. (8 Desember 1932 – 13 Januari 2021) adalah seorang Kardinal Imam asal Brasil dan Uskup Agung Emeritus Rio de Janeiro. Ia diangkat menjadi kardinal pada tahun 2003. Ia sebelumnya adalah Uskup São José dos Campos dari 1981 hingga 1991 dan Uskup Agung Florianópolis dari 1991 hingga 2001.
Lahir di Bom Retiro, Joaçaba, Brasil, dari pasangan Alberto Reinaldo Scheid dan Rosália Joana Scheid, ia belajar di seminari Bapa Dehonia; ia meraih gelar dokterandes Teologi Keramat dalam bidang Kristologi dan ditahbiskan menjadi imam di Roma pada 3 Juli 1960. Ia mengajar teologi dogmatik dan liturgi di Brasil sampai pada 11 Februari 1981, ia diangkat menjadi Uskup São José dos Campos dan dikonsekrasikan pada 1 Mei 1981.
Scheid meninggal dunia di São José dos Campos pada 13 Januari 2021, karena penyakit pneumonia dan dinyatakan pula positif COVID-19.[1][2]