Eupatorium capillifolium adalah tanaman herba abadi dari Amerika Utara yang termasuk dalam keluarga Asteraceae, dan berasal dari wilayah timur serta tenggara Amerika Serikat. Tanaman ini biasanya tumbuh setinggi 50 cm hingga 2 meter, dengan beberapa batang bercabang yang muncul dari pangkal yang tebal. Daunnya tersusun sedemikian rupa sehingga terlihat seperti benang hijau bercabang yang keluar dari batang dalam pola mirip fraktal, dan ketika dihancurkan, daun ini mengeluarkan aroma asam yang menyerupai timun acar. Bunganya memiliki aroma bunga yang lembut.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
| Eupatorium capillifolium | |
|---|---|
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Asteridae |
| Ordo: | Asterales |
| Famili: | Asteraceae |
| Genus: | Eupatorium |
| Spesies: | E. capillifolium |
| Nama binomial | |
| Eupatorium capillifolium | |
| Sinonim[2] | |
|
Synonymy
| |
Eupatorium capillifolium adalah tanaman herba abadi dari Amerika Utara yang termasuk dalam keluarga Asteraceae, dan berasal dari wilayah timur serta tenggara Amerika Serikat.[3] Tanaman ini biasanya tumbuh setinggi 50 cm hingga 2 meter, dengan beberapa batang bercabang yang muncul dari pangkal yang tebal.[4] Daunnya tersusun sedemikian rupa sehingga terlihat seperti benang hijau bercabang yang keluar dari batang dalam pola mirip fraktal, dan ketika dihancurkan, daun ini mengeluarkan aroma asam yang menyerupai timun acar. Bunganya memiliki aroma bunga yang lembut.[5]
Eupatorium capillifolium dapat diolah menjadi minyak esensial yang memiliki sifat anti-jamur.[6] Namun, tanaman ini juga mengandung alkaloid pirrolizidin, senyawa yang berpotensi menyebabkan gagalnya fungsi hati jika dikonsumsi.[7]
Tanaman ini memiliki hubungan erat dengan Eupatorium compositifolium dan Eupatorium leptophyllum, dan beberapa penulis menganggap ketiganya sebagai varietas dari Eupatorium capillifolium.[8] Namun, ada juga yang mempertahankan ketiganya sebagai spesies terpisah, meskipun tetap mengelompokkannya sebagai satu kelompok yang saling terkait, dikenal dengan sebutan kelompok Traganthes. Semua anggota kelompok ini memiliki ciri daun yang terbelah.[9][10]
Tanaman ini sering tumbuh dengan baik di pinggir jalan, di ladang yang kurang produktif, lahan yang baru diolah, serta area yang mengalami kebakaran atau gangguan lainnya.[8] Ia biasanya muncul pada tahap awal hingga menengah dari suksesi ekologi. Eupatorium capillifolium berasal dari wilayah selatan dan timur Amerika Serikat, dari selatan Massachusetts hingga Florida, serta barat sampai Missouri dan Texas,[11][12] dan juga ditemukan di Kuba serta Bahama. Berbeda dengan beberapa spesies lain dalam genusnya yang diserbuki oleh serangga, tanaman ini diserbuki oleh angin.[13]
Eupatorium capillifolium berkembang biak melalui biji dan batang bawah, serta dapat tumbuh dengan cukup agresif. Tanaman ini sering ditemukan di padang rumput, terutama di padang rumput yang tidak dikelola atau digembalakan sejak lama,[8] dan dapat menurunkan kualitas padang rumput karena tanaman ini bersaing dengan spesies rumput yang diinginkan. Karena mengandung alkaloid pirrolizidin yang beracun bagi hati, ternak biasanya menghindari tanaman ini dan memakan rumput lain di sekitarnya. Untuk mengendalikan penyebaran tanaman ini, para petani perlu untuk memotongnya sebelum tanaman sempat menghasilkan biji.[14] Selain di wilayah asalnya, tanaman ini juga telah diperkenalkan ke luar area tersebut, misalnya di Nepal.[15]