Eugène Belgrand adalah seorang insinyur Prancis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap modernisasi sistem saluran pembuangan Paris selama pembangunan kembali Paris pada abad ke-19. Sebagian besar karya Belgrand masih tetap digunakan hingga saat ini.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Eugène Belgrand | |
|---|---|
![]() | |
| Lahir | 23 April 1810 Ervy-le-Châtel, Prancis |
| Meninggal | 8 April 1878 (1878-04-09) (umur 67) Paris, Prancis |
| Kebangsaan | Prancis |
| Almamater | École des Ponts et Chaussées dan École Polytechnique |
| Pekerjaan | Insinyur Sipil |
| Penghargaan
| |
Eugène Belgrand (23 April 1810 – 8 April 1878) adalah seorang insinyur Prancis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap modernisasi sistem saluran pembuangan Paris selama pembangunan kembali Paris pada abad ke-19. Sebagian besar karya Belgrand masih tetap digunakan hingga saat ini.[1]
Sebelum tahun 1850, sistem air di Paris tidak memadai untuk populasinya yang terus bertambah. Air limbah dibuang ke sungai Seine, yang merupakan sumber utama pasokan air minum yang sangat terbatas.[2] Baron Haussmann, yang ditugaskan oleh Napoléon III untuk memodernisasi kota, menunjuk Belgrand sebagai Direktur Air dan Saluran Pembuangan Paris pada Maret 1855.[3] Hausmann terkesan oleh penerapan geologi lulusan École Polytechnique tersebut pada teknik pengairan saat merancang air mancur di Avallon. Belgrand kemudian menjadi insinyur dari Sekolah Ponts et Chaussées dan mengintegrasikan layanan teknis Yonne di Avallon pada tahun 1849. Ia juga mempelajari bahasa-bahasa kuno.
Belgrand memulai proyek yang ambisius. Terowongan yang ia rancang dimaksudkan agar bersih, mudah diakses, dan secara substansial lebih besar daripada terowongan bawah tanah Paris sebelumnya.[4] Eugène Belgrand mengambil bagian dalam renovasi Paris di bawah kepemimpinan Haussmann antara tahun 1852 dan 1870: ia menciptakan jaringan pipa bawah tanah yang inovatif untuk mencegah Paris dari banjir. Di bawah arahannya, sistem saluran pembuangan Paris meluas empat kali lipat antara tahun 1852 dan 1869.[5] Ia juga menangani kebutuhan air tawar kota, membangun sistem akuaduk yang hampir menggandakan jumlah air yang tersedia per orang per hari dan melipatgandakan jumlah rumah dengan air mengalir.[6] Belgrand tetap terkenal karena karya-karyanya, yang terdiri dari Saluran pembuangan Paris, akuaduk di Sungai Vanne antara Arcueil dan Cachan, akuaduk di sungai Dhuis (fr: Dhuis (rivière)) dan reservoir Montsouris (fr: Réservoir de Montsouris) yang menyimpan air di bawah tanah.
Reaksi publik terhadap perbaikan tersebut sangat positif, didukung oleh tur sistem saluran pembuangan yang baru dibangun dan serangkaian foto yang diambil oleh Nadar,[7] yang memelopori penggunaan pencahayaan buatan untuk fotografi.[8] Belgrand membagikan wawasannya kepada orang lain, menulis "publikasi monumental"[9] yang merinci karyanya dan ilmu di baliknya.[10]
Proyek-proyek Belgrand tetap menjadi "salah satu sistem saluran pembuangan perkotaan yang paling luas di dunia"[1] dan berfungsi sebagai "fase transisi" menuju pemrosesan air limbah modern.[11] Belgrand juga menulis tentang sejarah Paris.
Untuk memperingati karyanya dalam teknik sipil Paris, nama Belgrand adalah salah satu dari 72 nama yang terukir di Menara Eiffel, di seberang École Militaire.[12] Galeri utama Museum Saluran Pembuangan Paris[13] juga dinamai untuk menghormatinya, begitu pula sebuah jalan di Paris.[14]
Saat ini namanya digunakan sebagai nama sekolah di kota kecil Ervy-le-Châtel.