Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Etika terhadap hewan

Etika terhadap hewan adalah cabang etika yang membahas hubungan antara manusia dengan hewan nonmanusia. Hal yang dipersoalkan di dalamnya misalnya pertimbangan moral yang diberikan kepada hewan dan bagaimana sepatutnya manusia memperlakukan hewan. Subjek yang dibahas dalam etika terhadap hewan antara lain hak asasi hewan, kesejahteraan hewan, hukum tentang hewan, spesiesisme, kecerdasan hewan, konservasi satwa liar, kekejaman terhadap hewan, status moral hewan nonmanusia, antroposentrisme, sejarah pemanfaatan hewan, dan teori keadilan. Beberapa pendekatan teoretis yang berbeda telah diusulkan untuk meneliti bidang ini, sesuai dengan teori-teori yang digunakan dalam filsafat moral dan politik. Tidak ada teori yang diterima sepenuhnya karena perbedaan pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan etika; tetapi, ada teori yang lebih diterima secara luas oleh masyarakat seperti hak asasi hewan dan utilitarianisme.

Wikipedia article
Diperbarui 14 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Etika terhadap hewan
Sejumlah aktivis melakukan unjuk rasa menentang penggunaan hewan dalam sirkus di Knoxville, Tennessee

Etika terhadap hewan (bahasa Inggris: animal ethicscode: en is deprecated ) adalah cabang etika yang membahas hubungan antara manusia dengan hewan nonmanusia. Hal yang dipersoalkan di dalamnya misalnya pertimbangan moral yang diberikan kepada hewan dan bagaimana sepatutnya manusia memperlakukan hewan. Subjek yang dibahas dalam etika terhadap hewan antara lain hak asasi hewan, kesejahteraan hewan, hukum tentang hewan, spesiesisme, kecerdasan hewan, konservasi satwa liar, kekejaman terhadap hewan, status moral hewan nonmanusia, antroposentrisme, sejarah pemanfaatan hewan, dan teori keadilan.[1][2][3] Beberapa pendekatan teoretis yang berbeda telah diusulkan untuk meneliti bidang ini, sesuai dengan teori-teori yang digunakan dalam filsafat moral dan politik.[4][5] Tidak ada teori yang diterima sepenuhnya karena perbedaan pemahaman tentang apa yang dimaksud dengan etika; tetapi, ada teori yang lebih diterima secara luas oleh masyarakat seperti hak asasi hewan dan utilitarianisme.[6][7]

Referensi

  1. ↑ Moen, Ole Martin (2016). "The ethics of wild animal suffering". Etikk i praksis - Nordic Journal of Applied Ethics (1): 91–104. doi:10.5324/eip.v10i1.1972. ISSN 1890-4009.
  2. ↑ Beauchamp, Tom L. (2011). "Introduction". Dalam Beauchamp, Tom L.; Frey, R.G. (ed.). The Oxford Handbook of Animal Ethics. Oxford University Press. ISBN 9780199351978. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ Schaffner, Joan E. (2010). An Introduction to Animals and the Law. The Palgrave Macmillan Animal Ethics Series. Palgrave Macmillan. hlm. xvii. ISBN 9780230235649. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  4. ↑ Wilson, Scott D. "Animals and Ethics". Internet Encyclopedia of Philosophy. Diakses tanggal 15 Mei 2023.
  5. ↑ "Ethical theories and nonhuman animals". Animal Ethics. Diakses tanggal 15 Mei 2023.
  6. ↑ Ideland, M (2009). "Different views on ethics: how animal ethics is situated in a committee culture". Journal of Medical Ethics. 35 (4): 258–261. doi:10.1136/jme.2008.026989. ISSN 0306-6800.
  7. ↑ Sebo, Jeff. "Utilitarianism and Nonhuman Animals". Utilitarianism. Diakses tanggal 15 Mei 2023.
Basis data pengawasan otoritas Sunting di Wikidata
Internasional
  • GND
Lain-lain
  • Yale LUX

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Etika

cabang filosofi

Islam dan hewan

hewan sebagai makhluk yang harus dihargai. Karenanya, Islam menetapkan etika manusia terhadap hewan yaitu: Memberinya makan-minum, jika hewan-hewan tersebut

Hukum tentang hewan

cabang hukum yang mengatur kesejahteraan hewan

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026