Escherichia coli DH5α dapat tumbuh pada medium garam mineral. E. coli jenis ini mengalami mutasi pada gen argF. Mutasi pada gen deoR menyebabkan E. coli DH5α memiliki laju transformasi yang besar. Mutasi ini menyebabkan laju pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan E. coli ''wild type''. Mutasi yang menjadi faktor lambatnya laju pertumbuhan adalah gyrA yang mengkodekan enzim topoisomerase, sehingga superheliks DNA, serta replikasinya pada E. coli DH5α menjadi terganggu. Mutasi lainnya adalah pada gen purB yang mengatur enzim yang berperan dalam sintesis nukleosida.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Escherichia coli DH5α dapat tumbuh pada medium garam mineral.[1] E. coli jenis ini mengalami mutasi pada gen argF (yang mengatur metabolisme arginin dan siklus ornitin).[1] Mutasi pada gen deoR menyebabkan E. coli DH5α memiliki laju transformasi yang besar.[1] Mutasi ini menyebabkan laju pertumbuhan yang lebih lambat dibandingkan E. coli ''wild type''.[1] Mutasi yang menjadi faktor lambatnya laju pertumbuhan adalah gyrA yang mengkodekan enzim topoisomerase, sehingga superheliks DNA, serta replikasinya pada E. coli DH5α menjadi terganggu.[1] Mutasi lainnya adalah pada gen purB yang mengatur enzim yang berperan dalam sintesis nukleosida.[2]