Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

BerandaWikiEs volatil
Artikel Wikipedia

Es volatil

Es volatil adalah jenis es yang terdiri dari senyawa dengan titik beku rendah, seperti air, amonia, metana, karbon dioksida, dan karbon monoksida. Senyawa-senyawa ini mudah menguap pada suhu relatif rendah, sehingga disebut sebagai "volatil". Es volatil banyak ditemukan di wilayah luar Tata Surya, terutama di permukaan benda langit seperti komet, bulan luar, planet kerdil, dan asteroid trans-Neptunus.

Wikipedia article
Diperbarui 14 Juli 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Es volatil
Jet es volatil dari Komet Hartley 2 yang diamati oleh misi EPOXI.

Es volatil adalah jenis es yang terdiri dari senyawa dengan titik beku rendah, seperti air, amonia, metana, karbon dioksida, dan karbon monoksida. Senyawa-senyawa ini mudah menguap pada suhu relatif rendah, sehingga disebut sebagai "volatil". Es volatil banyak ditemukan di wilayah luar Tata Surya, terutama di permukaan benda langit seperti komet, bulan luar, planet kerdil, dan asteroid trans-Neptunus.

Komposisi

Es volatil dapat terdiri dari berbagai senyawa kimia, termasuk:

  • Es air (H₂O): bentuk es paling umum, ditemukan di banyak benda langit, termasuk Bulan dan Mars.
  • Es karbon dioksida (CO₂): juga dikenal sebagai es kering, banyak ditemukan di kutub Mars.[1]
  • Es metana (CH₄) dan es etana (C₂H₆): banyak ditemukan di permukaan bulan Titan dan benda-benda di Sabuk Kuiper.[2]
  • Es amonia (NH₃): ditemukan sebagai komponen dalam mantel es dari beberapa bulan es seperti Europa dan Enseladus.[3]

Peran dalam Tata Surya

Es volatil berperan penting dalam pembentukan dan evolusi benda langit di tata surya luar. Komposisi es pada komet dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi awal pembentukan tata surya. Selain itu, aktivitas seperti geiser dan kriovolkanisme yang terjadi di beberapa bulan es seperti Enseladus dan Europa dipicu oleh pemanasan internal yang mencairkan es volatil di bawah permukaan.[4]

Penelitian dan Eksplorasi

Misi luar angkasa seperti New Horizons dan Rosetta telah membantu para ilmuwan memahami keberadaan dan distribusi es volatil. New Horizons menemukan lapisan es nitrogen dan metana di permukaan Pluto, sementara Rosetta mendeteksi air, karbon monoksida, dan karbon dioksida di komet 67P/Churyumov–Gerasimenko.[5]

Lihat pula

  • Kriovolkanisme
  • Komet
  • Planet es raksasa

Referensi

  1. ↑ Smith, D. E., et al. (2001). "Mars Orbiter Laser Altimeter: Experiment Summary After the First Year of Global Mapping of Mars". Science, 294(5548), 2141–2146.
  2. ↑ Brown, M. E., et al. (2007). "Methane and ethane on the bright Kuiper Belt object 2005 FY9". The Astronomical Journal, 133(1), 284–289.
  3. ↑ Kargel, J. S. (1992). "Ammonia-water volcanism on icy satellites: Phase relations at 1 atmosphere". Icarus, 100(2), 556–574.
  4. ↑ Spencer, J. R., & Nimmo, F. (2013). "Enceladus: An Active Ice World in the Saturn System". Annual Review of Earth and Planetary Sciences, 41, 693–717.
  5. ↑ Biver, N., et al. (2015). "Diversity of volatiles at comet 67P/Churyumov–Gerasimenko as seen by the Rosetta mission". Science Advances, 1(9), e1500863.

Pranala luar

  • NASA Solar System Exploration
  • NASA Planetary Science Division
  • ESA - Rosetta Mission

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Komposisi
  2. Peran dalam Tata Surya
  3. Penelitian dan Eksplorasi
  4. Lihat pula
  5. Referensi
  6. Pranala luar

Artikel Terkait

Tata Surya

Kumpulan benda langit yang terdiri dari Matahari dan semua obyek yang terikat gaya gravitasinya

Komet Halley

komet periode pendek terlihat setiap 75–76 tahun

Kopernisium

unsur kimia dengan lambang Cn dan nomor atom 112

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026