"Enyahlah Iblis", atau "Pergilah, Iblis", dan dalam terjemahan-terjemahan lama seperti King James Version "Pergilah ke belakangku Iblis", adalah sebuah perkataan Yesus dalam Perjanjian Baru. Perkataan tersebut mula-mula disebutkan dalam Markus 8:33, dimana Yesus berkata kepada Petrus; perkataan tersebut diucapkan kembali dalam Matius 16:23. Dalam pencobaan Yesus, dalam Matius 4 dan Lukas 4:8, Yesus berkata kepada "sang pencoba" atau "iblis" dengan frasa yang sama.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
"Enyahlah Iblis", atau "Pergilah, Iblis", dan dalam terjemahan-terjemahan lama seperti King James Version "Pergilah ke belakangku Iblis", adalah sebuah perkataan Yesus dalam Perjanjian Baru. Perkataan tersebut mula-mula disebutkan dalam Markus 8:33, dimana Yesus berkata kepada Petrus; perkataan tersebut diucapkan kembali dalam Matius 16:23 (bahasa Yunani: Ὕπαγε ὀπίσω μου, Σατανᾶcode: el is deprecated , Hypage opisō mou, Satana). Dalam pencobaan Yesus, dalam Matius 4 dan Lukas 4:8, Yesus berkata kepada "sang pencoba" (Yunani: ὁ πειραζων, ho peirazōn) atau "iblis" (Yunan: ὁ διαβολος, ho diabolos) dengan frasa yang sama.[1][2]