Enki adalah Dewa Sumeria untuk air, pengetahuan (gestú), perusak, kerajinan (gašam), dan pencipta (nudimmud). Enki juga salah satu dari para Anunnaki. Dia kemudian dikenal sebagai "Ea" di Akkadia dan dalam mitologi Babilonia. Dia awalnya hanya sebagai dewa pelindung kota Eridu, tetapi kemudian pengaruh praktik kultusnya menyebar ke seluruh Mesopotamia dan ke orang Kanaan, Orang Het serta Hurri. Dia tidak hanya dikaitkan dengan rasi bintang kelompok selatan yang disebut bintang Ea, tetapi juga dengan rasi bintang AŠ-IKU (Pegasus)).
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Enki | |
|---|---|
Gambar Enki di Segel Adda, segel silinder Akkadia kuno yang berasal dari sekitar tahun 2300 SM | |
| Simbol | Kambing, Ikan, chimera Kambing-ikan |
| Keluarga | |
| Orang tua | Anu dan Nammu |
| Pasangan | Ninhursag/Ki, Ninsar, Ninkurra, Damkina |
| Anak | Ninsar, Ninkurra, Uttu, Ninti |
Enki (/ˈɛŋki/; bahasa Sumeria: dEN.KI(G)code: sux is deprecated
Dimulai sekitar milenium kedua SM, ia kadang-kadang ditulis secara ideogram angka "40", terkadang disebut sebagai "bilangan sakral"-nya.[2][3][4] Planet Merkurius dikaitkan dengan Nabu (putra Marduk) sewaktu zaman Sumeria disebut Enki.