Ekonomi kepengelolaan atau ekonomi manajerial adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang menerapkan teori ekonomi dan perangkat analisis ilmu keputusan untuk membahas bagaimana suatu pertubuhan dapat mencapai tujuan atau maksudnya dengan cara yang paling cekap. Ekonomi kepengelolaan terhubung dengan kawasan fungsional ilmu administrasi bisnis yang meliputi akuntansi, keuangan, pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia, dan produksi.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Ekonomi kepengelolaan atau ekonomi manajerial adalah salah satu cabang ilmu ekonomi yang menerapkan teori ekonomi dan perangkat analisis ilmu keputusan untuk membahas bagaimana suatu pertubuhan dapat mencapai tujuan atau maksudnya dengan cara yang paling cekap.[1] Ekonomi kepengelolaan terhubung dengan kawasan fungsional ilmu administrasi bisnis yang meliputi akuntansi, keuangan, pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia, dan produksi.[1]
Terdapat beberapa pengertian atau definisi mengenai ekonomi kepengelolaan, di antaranya:
Adanya teori ekonomi dapat menjadi acuan untuk pengambilan keputusan. Teori ekonomi sendiri terdiri dari teori ekonomi makro dan ekonomi mikro. Ekonomi mikro termasuk serangkaian teori tentang pengambilan keputusan berdasarkan tingkah laku ekonomis seperti pemilik sumber daya, sistem perdagangan bebas dan konsumen individu. Sedangkan teori makro membahas sistem pengambilan keputusan berdasarkan keluaran, pendapatan, investasi, konsumsi, pekerjaan dan agregat ekonomi.[1]
Asas ekonomi kepengelolaan didasarkan pada penjatahan terhadap sumber-sumber daya yang langka meliputi manusia, uang, bahan baku dan metode. Peranan ekonomi kepengelolaan dalam pengambilan keputusan kelola harus menerapakan teori dan metode ekonomi. Lalu keduanya digabungkan dengan alat-alat dan rekayasa analisis ekonomi untuk pemecahan masalah kepengelolaan secara optimal.
Matematika dan ekonometrika atau statistika dapat dijadikan sebagai model keputusan yang bertujuan untuk menentukan langkah optimal perusahaan atau bisnis untuk mencapai tujuan.
Ilmu administrasi dalam bisnis bisa menjadi latar belakang teori untuk pengambilan keputusan termasuk diantaranya keuangan, akuntansi, pengelolaan sumber daya manusia, dan pengelolaan pemasaran serta pengelolaan produksi.