Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Ekonomi Jerman Nazi

Seperti sebagian besar negara barat lainnya, ekonomi Jerman mengalami dampak dari Depresi Besar dengan peningkatan pengangguran menjelang Kejatuhan Wall Street 1929. Saat Adolf Hitler menjadi Kanselir Jerman pada 1933, ia memperkenalkan kebijakan-kebijakan yang ditujukan untuk menunjang ekonomi. Perubahannya meliputi privatisasi industri negara, autarki dan tarif impor. Meskipun pendapatan mingguan meningkat 19% pada periode antara 1932-1938, rata-rata jam kerja juga meningkat menjadi sekitar 60 per pekan pada 1939. Selain itu, perdagangan luar negeri menurut pada barang-barang konsumen seperti unggas, buah dan pakaian untuk sebagian besar orang Jerman.

Wikipedia article
Diperbarui 11 Oktober 2024

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Seperti sebagian besar negara barat lainnya, ekonomi Jerman mengalami dampak dari Depresi Besar dengan peningkatan pengangguran menjelang Kejatuhan Wall Street 1929.[1] Saat Adolf Hitler menjadi Kanselir Jerman pada 1933, ia memperkenalkan kebijakan-kebijakan yang ditujukan untuk menunjang ekonomi. Perubahannya meliputi privatisasi industri negara, autarki dan tarif impor. Meskipun pendapatan mingguan meningkat 19%[2] pada periode antara 1932-1938, rata-rata jam kerja juga meningkat menjadi sekitar 60 per pekan pada 1939. Selain itu, perdagangan luar negeri menurut pada barang-barang konsumen seperti unggas, buah dan pakaian untuk sebagian besar orang Jerman.[3]

Referensi

Catatan

  1. ↑ Adam Tooze, The Wages of Destruction: The Making and Breaking of the Nazi Economy (2008)
  2. ↑ Bry, Gerhard (1960). Wages in Germany 1871-1945. New Jersey: Princeton University Press. hlm. 331, 362. ISBN 0-87014-067-1.
  3. ↑ Evans, Richard J. "Business, Politics, and War." The Third Reich in Power. New York: Penguin, 2006. 392. Print

Daftar pustaka

  • Braun, Hans-Joachim (1990). The German Economy in the Twentieth Century. Routledge.
  • Carr, William (1972). Arms, Autarky and Aggression. London: Edward Arnold.
  • Dawidowicz, Lucy (1976). A Holocaust Reader. New York: Behrman House. ISBN 978-0-87441-219-2.
  • DeLong, J. Bradford (February 1997). "Slouching Towards Utopia?: The Economic History of the Twentieth Century. XV. Nazis and Soviets". econ161.berkeley.edu. University of California at Berkeley. Diarsipkan dari asli tanggal 11 May 2008. Diakses tanggal 21 April 2013.
  • Evans, Richard J. (2005). The Third Reich in Power. New York: Penguin. ISBN 978-0-14-303790-3.
  • Overy, Richard J. (1994). War and Economy in the Third Reich. New York: Oxford University Press. ISBN 978-0-198-20599-9.
  • Schweitzer, Arthur (1964). Big Business in the Third Reich. Bloomington: Indiana University Press.
  • Tooze, Adam (2006). The Wages of Destruction: The Making and the Breaking of the Nazi Economy. New York: Viking. ISBN 978-0-670-03826-8.
  • Turner, Henry A. (1985). German Big Business and the Rise of Hitler. Oxford University Press.

Bacaan tambahan

  • Dean, Martin: Robbing the Jews: The Confiscation of Jewish Property in the Holocaust, 1935–1945, Cambridge University Press, 2008.
  • Kaillis, Aristotle: Fascist Ideology, Routledge London, 2000.
  • Timothy Mason & Richard Overy "Debate: Germany, 'Domestic Crisis' and War in 1939" pages 200–240 from Past and Present, Number 122, February 1989; reprinted as "Debate: Germany, 'domestic crisis’ and the War in 1939" from The Origins of The Second World War edited by Patrick Finney, Edward Arnold: London, United Kingdom, 1997, ISBN 0-340-67640-X.

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Referensi

Artikel Terkait

Jerman Nazi

bekas negara di Eropa Tengah (1933–1945)

Partai Buruh Nasional-Sosialis Jerman

partai politik di Jerman di antara 1920 dan 1945

Hjalmar Schacht

1970) ialah ahli keuangan Jerman dan Menteri Ekonomi dari 1935 sampai 1937. Setelah menerima gelar doktor dalam ilmu ekonomi, Schacht dipekerjakan oleh

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026