Inspektur Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Eddy Kusuma Wijaya, S.H., M.H., M.M. adalah seorang Purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia lulusan Akpol tahun 1977 dan jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Widyaiswara Sespim Polri. Pada Bom Bali 2002, Eddy Kusuma Wijaya yang menjabat sebagai Kadit Serse Kepolisian Daerah Bali berhasil menangkap Amrozi Cs.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Eddy Kusuma Wijaya | |
|---|---|
| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat | |
| Masa jabatan 29 April 2016 – 30 September 2019 Pengganti Antar Waktu | |
| Daerah pemilihan | Banten III |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 1 November 1954 Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, Indonesia |
| Kebangsaan | Indonesia |
| Partai politik | PDI-P |
| Almamater | Akademi Kepolisian Universitas Sjakhyakirti Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta |
| Pekerjaan | Politikus |
| Karier militer | |
| Pihak | |
| Dinas/cabang | |
| Masa dinas | 1977–???? |
| Pangkat | |
Inspektur Jenderal Polisi (Purn.) Drs. H. Eddy Kusuma Wijaya, S.H., M.H., M.M. (lahir 1 November 1954) adalah seorang Purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia lulusan Akpol tahun 1977 dan jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Widyaiswara Sespim Polri. Pada Bom Bali 2002, Eddy Kusuma Wijaya yang menjabat sebagai Kadit Serse Kepolisian Daerah Bali berhasil menangkap Amrozi Cs.
Setelah pensiun Eddy Kusuma Wijaya langsung bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Ia terpilih sebagai Anggota DPR-RI dari 2014 hingga 2019 mewakili daerah pemilihan Banten III. Semasa di DPR-RI, ia duduk di Komisi III yang membidangi Hukum, HAM dan Keamanan. Saat ini, Eddy Kusuma Wijaya juga aktif sebagai Wakil Ketua DPD PDI – P Banten bidang politik, hukum, dan keamanan.