Ebrahim H. Mamdani adalah seorang pakar dalam bidang matematika, ilmuwan komputer, insinyur teknik elektro, dan peneliti kecerdasan buatan. Ia merupakan dosen dan peneliti di Queen Mary College dan Imperial College London.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

| Ebrahim Mamdani | |
|---|---|
| Lahir | Ebrahim (Abe) Mamdani (1942-06-01)1 Juni 1942 Tanzania |
| Meninggal | 22 Januari 2010(2010-01-22) (umur 67) |
| Dikenal atas | Mamdani-Type Fuzzy Inference |
| Penghargaan | Anggota IEEE International Fuzzy Systems Association Fellow Anggota Royal Academy of Engineering Britania Raya Anggota Institute of Electrical Engineers Britania Raya |
| Karier ilmiah | |
| Bidang | matematika, kecerdasan buatan, teknik elektro, telekomunikasi |
| Institusi | Queen Mary, Universitas London Imperial College London[1] |
| Mahasiswa doktoral | Nick Jennings |
Ebrahim H. Mamdani (dikenal juga dengan nama Abe Mamdani, lahir 1 Juni 1942 – meninggal 22 Januari 2010[2]) adalah seorang pakar dalam bidang matematika, ilmuwan komputer, insinyur teknik elektro, dan peneliti kecerdasan buatan. Ia merupakan dosen dan peneliti di Queen Mary College dan Imperial College London .
Abe Mamdani lahir di Tanzania pada bulan Juni 1942. Ia menempuh pendidikan dasar dan menengah di India dan kemudian, pada tahun 1966, ia pindah ke Inggris untuk menempuh pendidikan tinggi.[2] Mamdani memperoleh gelar doktor di Queen Mary College, University of London. Setelah lulus, ia bergabung dengan Departemen Teknik Elektro universitas tersebut sebagai dosen dan peneliti.[2] Pada bulan Juli 1995, ia pindah ke Imperial College London.
Pada tahun 1974 Mamdani memperkenalkan metode baru sistem inferensi logika kabur, yang kelak di kemudian hari akan disebut sebagai 'Mamdani-Type Fuzzy Inference' (Inferensi kabur tipe Mamdani).[3] Inferensi kabur tipe Mamdani memiliki unsur-unsur seperti naluri manusia, bekerja di bawah aturan linguistik, dan memiliki algoritma fuzzy yang memberikan perkiraan untuk memasuki analisis matematika.[4][5] Dalam pengembangan kajian logika kabur, ia bekerja bersama dengan Lotfi A. Zadeh,[6] Michio Sugeno, Tomohiro Takagi, dan Geun Taek Kang, serta peneliti lainnya.[7]
Abe Mamdani adalah Profesor Emeritus di Imperial College London. Ia menerima "European Fuzzy Pioneer Award" dari European Society for Fuzzy Logic and Technology (EUSFLAT) pada tahun 1999, dan "Fuzzy Systems Pioneer Award" dari IEEE Computational Intelligence Society pada tahun 2003. Ia juga merupakan anggota IEEE, International Fuzzy Systems Association, serta Royal Academy of Engineering dan Institute of Electrical Engineers di Inggris.[2][6]