Dualasi adalah sebuah desa di Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu. Luas wilayahnya adalah 9,01 km2 dan terbagi menjadi 3 dusun. Desa Dualasi memiliki lahan yang menerapkan irigasi permukaan. Wilayah Desa Dualasi rawan mengalami bencana berupa kekeringan, kebakaran, angin puting beliung dan tanah longsor.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Dualasi | |||||
|---|---|---|---|---|---|
| Negara | |||||
| Provinsi | Nusa Tenggara Timur | ||||
| Kabupaten | Belu | ||||
| Kecamatan | Lasiolat | ||||
| Kode Kemendagri | 53.04.17.2005 | ||||
| |||||
Dualasi adalah sebuah desa di Kecamatan Lasiolat, Kabupaten Belu. Luas wilayahnya adalah 9,01 km2 dan terbagi menjadi 3 dusun. Desa Dualasi memiliki lahan yang menerapkan irigasi permukaan. Wilayah Desa Dualasi rawan mengalami bencana berupa kekeringan, kebakaran, angin puting beliung dan tanah longsor.
Luas wilayah Desa Dualasi adalah 9,01 km2. Persentase luas wilayah Desa Dualasi sebesar 13,97% dari luas keseluruhan Kecamatan Lasiolat.[1] Jarak Desa Dualasi dari ibu kota Kecamatan Lasiolat adalah 5 km. Sedangkan jarak Desa Dualasi dari ibu kota Kabupaten Belu adalah 30 km.[2]
Desa Dualasi terdiri dari tiga dusun yakni Dusun Tukulelo, Dusun Barnaba dan Dusun Loohali.[3] Wilayah Desa Dualasi terbagi menjadi 3 rukun warga dan 8 rukun tetangga.[4]
Desa Dualasi memiliki sebuah lahan yang menerapkan irigasi permukaan. Lahan ini dinamakan Dualasi Raiulun dan terbagi menjadi lahan baku dan lahan fungsional. Luas lahan bakunya adalah 4,66 ha dan luas lahan fungsionalnya adalah 1,93 ha.[5]
Wilayah Desa Dualasi rawan mengalami bencana berupa kebakaran[6] dan kekeringan.[7] Selain itu, Desa Dualasi juga rawan mengalami bencana angin puting beliung[8] dan tanah longsor.[9]