Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Donowangun, Talun, Pekalongan

Donowangun adalah desa di kecamatan Talun, Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia. Desa Donowangun berjarak 5,4 KM dengan waktu tempuh sekitar 15 menit dari Pusat Kecamatan Talun. Sedangkan dari Kajen pusat pemerintahan Kabupaten Pekalongan berjarak 24,7 KM dengan waktu tempuh 50 menit. Desa Donowangun berdasarkan proyeksi digital terletak di ketinggian 250 MPDL. Desa Donowangun berbatasan langsung di sebelah:

desa di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah
Diperbarui 11 Februari 2026

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia. Silakan kembangkan artikel ini semampu Anda. Merapikan artikel dapat dilakukan dengan wikifikasi atau membagi artikel ke paragraf-paragraf. Jika sudah dirapikan, silakan hapus templat ini. (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini)
Desa in Jawa Tengah, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia{{SHORTDESC:Desa in Jawa Tengah, 23x15px|border |alt=|link= Indonesia|noreplace}}
Donowangun
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenPekalongan
KecamatanTalun
Kode pos
51192
Kode Kemendagri33.26.05.2004 Suntingan nilai di Wikidata
Luas4.43 km²
Jumlah penduduk4.031 jiwa
Kepadatan910 jiwa/km²
Peta
Wikipedia | Kode sumber | Tata penggunaan
Koordinat: 7°2′36″S 109°43′58″E / 7.04333°S 109.73278°E / -7.04333; 109.73278

Donowangun (bahasa Jawa: ꦝꦤꦮꦔꦸꦤ꧀) adalah desa di kecamatan Talun, Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia. Desa Donowangun berjarak 5,4 KM dengan waktu tempuh sekitar 15 menit dari Pusat Kecamatan Talun. Sedangkan dari Kajen pusat pemerintahan Kabupaten Pekalongan berjarak 24,7 KM dengan waktu tempuh 50 menit. Desa Donowangun berdasarkan proyeksi digital terletak di ketinggian 250 MPDL. Desa Donowangun berbatasan langsung di sebelah:

UtaraDesa Jolotigo
TimurDesa Sengare
SelatanDesa Talun, Desa Batursari
BaratDesa Mesoyi

Sejarah Desa

Desa Donowangun berasal dari nama gabungan dua desa yaitu Donopukah dan Bangun yang menjadi “Donowangun” lahir kurang lebih pada tahun 1916. Berdasarkan sejarah, Desa Donopukah sebelumnya bernama Desa Donosari yang waktu itu dipimpin oleh Bapak Murdani sebagai kepala desanya dan Desa Bangun yang waktu itu di pimpin oleh Bapak Dasimun ke dua Desa itu menyelenggarakan musyawarah dengan tokoh Desa masing-masing. Donopukah diwakili oleh kepala Desa Bapak Murdani dan tokoh-tokoh masyarakat sedangkan untuk Desa Bangun di wakili oleh kepala Desa Bapak Dasimun dan juga tokoh-tokoh masyarakat lainnya.Dari pertemuan tersebut menghasilkan sebuah kesepakatan untuk menggabungkan ke dua Desa menjadi satu dan diberinya nama DESA DONOWANGUN

Pada zaman penjajahan, sebagian besar penduduk Desa Donowangun menganut faham Islam abangan yang dalam praktik pengamalannya masih banyak di warnai sisa-sisa Agama Hindu. Kemudian datanglah dua orang penganjur Islam yaitu Mbah Cempo dan Mbah Iskhaniah,dari dua tokoh tersebut penduduk Desa Donowangun sebagaian besar beragama Islam diketahui Mbah Iskhaniah ini adalah termasuk anggota Mangkurat 1 yang berasal dari Majapahit.Beliau kemudian pindah ke Tegal Arum dan akhirnya tutup usia. Kemudian Agama Islam berkembang di Desa Donowangun berjalan secara alamiah, Seiring dengan terus berkembangnya Desa Donowangun sebagaimana yang di cita-citakan oleh pendahulunya dan terbukti benarlah adanya bahwa Warga Desa Donowangun di kenal suka membangun, seperti membangun gedung-gedung sekolah, sarana tempat ibadah: Masjid/Musala dan pembangunan sarana-sarana lainya.

Pada masa kepemimpinan Lukman sebagai Kepala Desa Donowangun (1923–1945), perkembangan agama Islam di desa ini mengalami kemajuan. Kebijakan pemerintahannya dipengaruhi oleh nilai-nilai keagamaan, dengan perhatian terhadap pendidikan di pondok pesantren serta sektor pertanian. Salah satu kebijakannya adalah mendorong masyarakat untuk tidak menjual hasil panen beras ke pasar, dengan tujuan agar beras tersebut dibeli dan dikonsumsi oleh warga desa sendiri, guna meningkatkan ketahanan pangan dan kemandirian desa.

Setelah Lukman, kepemimpinan desa dilanjutkan oleh Mufid, yang merupakan putranya. Ia melanjutkan kebijakan pendahulunya, dengan fokus pada penguatan lembaga pendidikan, sektor pertanian, serta pembangunan infrastruktur jalan dan lingkungan.

Saat ini, Desa Donowangun terus berkembang. Sejumlah inisiatif yang dirintis pada masa awal telah terwujud, termasuk tersedianya lembaga pendidikan dari tingkat PAUD hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di desa tersebut.[1]

Pemerintahan

Desa Donowangun merupakan desa yang terdiri dari 20 RT,3 RW dengan 3 dukuh. Hingga tahun 2020 Kepala Desa Donowangun dijabat oleh Bapak M Makmur dan Sekdes Miftahurridlo. Menurut data BPS[2] Desa Donowangun termasuk kategori Berkembang.

Daftar Kepala Desa Donowangun[1]
No Periode Nama Kepala Desa Keterangan
1 Pra Kemerdekaan Dasimun
2 Pra Kemerdekaan Lukman
3 1948-1952 Aklani - Sadeli
4 1952-1975 Muchali Mufid
5 1976-1979 Pardio
6 1979-1989 Darum
7 1989-1999 Budiyono
8 1999-2007 Abdul Qodir
9 2007-2013 Sahari
10 2013 Abdul Qodir Meninggal dalam waktu jabatan 2 bulan
11 2013-2015 Daryono Pejabat Kepala Desa
12 2015-2016 Mudzakir Pejabat Kepala Desa
13 2016-2021 M. Makmur

Penduduk

Luas wilayah Desa Donowangun adalah 4,43 km2 yang terdiri dari 20 RT dari 3 RW. Jumlah penduduk Desa Donowangun Tahun 2019 adalah 4.031 jiwa yang terdiri dari 1.986 laki-laki dan 2.045 perempuan.

Desa Donowangun secara adminitrasi terdiri dari 3 dusun (Bangun, Bremi, Plur) .

  • Jumlah Dusun : 3
  • Jumlah RW : 3
  • Jumlah RT : 20
  • Jumlah KK : 1.163
  • Jumlah Penduduk : 4.031

Referensi

  1. 1 2 "Sejarah Desa". desa Donowangun. 2017-10-03. Diarsipkan dari asli tanggal 2020-10-29. Diakses tanggal 2020-10-26.
  2. ↑ "BPS Kabupaten Pekalongan". pekalongankab.bps.go.id. Diakses tanggal 2020-10-29.
  • l
  • b
  • s
Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah
Desa
  • Banjarsari
  • Batursari
  • Donowangun
  • Jolotigo
  • Kalirejo
  • Karangasem
  • Krompeng
  • Mesoyi
  • Sengare
  • Talun

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Sejarah Desa
  2. Pemerintahan
  3. Penduduk
  4. Referensi

Artikel Terkait

Daftar kabupaten dan kota di Jawa Tengah

artikel daftar Wikimedia

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Pekalongan

artikel daftar Wikimedia

Jawa Tengah

provinsi di Pulau Jawa, Indonesia

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026