Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026
Jakarta Aktual
Jakarta Aktual

Berita Aktual dan Faktual

Kembali ke Wiki
Artikel Wikipedia

Distorsi (ekonomi)

Distorsi (ekonomi) (atau ketidaksempurnaan pasar) adalah yang membuat kondisi ekonomi ketidak efisien sehingga mengganggu agen ekonomi dalam memaksimalkan kesejahteraan sosial dalam rangka memaksimalkan kesejahteraan mereka sendiri.

Wikipedia article
Diperbarui 21 November 2025

Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia

Distorsi (ekonomi) (atau ketidaksempurnaan pasar) adalah yang membuat kondisi ekonomi ketidak efisien sehingga mengganggu agen ekonomi dalam memaksimalkan kesejahteraan sosial dalam rangka memaksimalkan kesejahteraan mereka sendiri.[1]

Sebuah kondisi di mana dipergunakan untuk mengukur distorsi adalah deviasi antara harga pasar yang bagus dan biaya marjinal yaitu perbedaan antara tingkat substitusi marjinal di konsumsi dan transformasi marjinal ditingkat produksi. Seperti itu dapat mengakibatkan deviasi dari monopoli, tarif dan kuota impor, yang pada teori dapat menimbulkan beberapa jenis perilaku disebut pebisnis numpang lewat. Sumber distorsi adalah uncorrected eksternalitas,[2] Diskriminasi pajak pada harga barang atau pendapatan,[3][4][5] inflasi,[6] dan informasi lengkap. Masing-masing yang dapat mengakibatkan kerugian bersih dipihak konsumen.[7][8] Pada kondisi ideal adalah keadaan di mana adanya persaingan sempurna tanpa adanya distorsi pasar sehingga terjadi keseimbangan dari penawaran dan permintaan.

Lihat pula

  • Kelebihan beban pajak
  • Persaingan tidak sempurna
  • Kegagalan pemerintah
  • Kegagalan pasar
  • Optimasi pajak
  • Kesejahteraan ekonomi

Referensi

  1. ↑ Alan Deardorff. "Distortion", Deardorff's Glossary of International Economics.
  2. ↑ Agnar Sandmo (2008). "Pigouvian taxes." The New Palgrave Dictionary of Economics, 2nd Edition. Abstract.
  3. ↑ Louis Kaplow (2008). "optimal taxation," The New Palgrave Dictionary of Economics, 2nd Edition. Abstract.
  4. ↑ Louis Kaplow (2008). "income taxation and optimal policies," The New Palgrave Dictionary of Economics, 2nd Edition. Abstract.
  5. ↑ Alan J. Auerbach (2008). "taxation of corporate profits," The New Palgrave Dictionary of Economics, 2nd Edition. Abstract.
  6. ↑ S. Rao Aiyagari, R. Anton Braun, Zvi Eckstein (1998). "Transaction Services, Inflation, and Welfare," Journal of Political Economy, 106(6), pp. 1274-1301 (press +).
  7. ↑ T. N. Srinivasan (1987). "distortions," The New Palgrave: A Dictionary of Economics, v. 1, pp. 865-67.
  8. ↑ Joel Slemrod (1990). "Optimal Taxation and Optimal Tax Systems," Journal of Economic Perspectives, 4(1), p p. 157-178.

Pranala luar

  • Alan S. Blinder, The Economics of public finance, Brookings Institution Press, 1974, ISBN 0-8157-0997-8 ISBN 978-0-8157-0997-8
  • Gordon Falk Bloom, Herbert Roof Northrup, Economics of labor relations, University of California Press, 1958


Ikon rintisan

Artikel bertopik ekonomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Bagikan artikel ini

Share:

Daftar Isi

  1. Lihat pula
  2. Referensi
  3. Pranala luar

Artikel Terkait

Neraca perdagangan

standar emas. Hal ini dapat berlaku jika di suatu negara tidak terjadi distorsi ekonomi. Ketika suatu negara mengalami surplus dalam neraca perdagangan, kegiatan

Sejarah ekonomi Indonesia

aspek sejarah

Distorsi pasar

peristiwa di mana pasar mencapai harga kliring pasar untuk suatu barang yang secara substansial berbeda dari harga yang akan dicapai pasar ketika beroperasi dalam kondisi persaingan sempurna

Jakarta Aktual
Jakarta Aktual© 2026