Dislalia merupakan masalah artikulasi yang disebabkan kondisi tidak sempurna pada organ-organ artikulasi. Contoh kondisi yang dimaksudkan adalah pembentukan saraf yang tidak sempurna pada lidah.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (November 2025) |
Dislalia merupakan masalah artikulasi yang disebabkan kondisi tidak sempurna pada organ-organ artikulasi.[1][2][3] Contoh kondisi yang dimaksudkan adalah pembentukan saraf yang tidak sempurna pada lidah.[1][4]

Istilah dislalia berasal dari bahasa Yunani dys yang berati ‘sakit’ atau ‘buruk’ dan laliá yang berarti ‘berbicara’.[4]
Dislalia dapat dibagi menurut beberapa kriteria, di antaranya kuantitas, frekuensi, dan keragaman.[3]
Berdasarkan kuantitas, dislalia dibagi menjadi dislalia terisolasi, dislalia parsial, dislalia kelipatan, dan dislalia universal.[3] Dislalia terisolasi ditandai dengan kecacatan dalam mengeja satu suara, sedangkan dislalia parsial ditandai dengan kecacatan dalam mengeja suara tertentu.[3] Dislalia kelipatan ditandai dengan kecacatan dalam mengeja beberapa suara dan dislalia universal ditandai dengan kecacatan dalam mengeja semua suara.[3]
Berdasarkan frekuensi, dislalia terbagi menjadi dislalia konstan dan dislalia tidak konstan.[3] Dalam dislalia konstan, masalah artikulasi selalu ada saat berbicara, sedangkan dalam dislalia tidak konstan tidak selalu ada masalah artikulasi saat berbicara.[3]
Berdasarkan keragaman, dislalia dibagi menjadi dislalia konsisten dan dislalia tidak konsisten.[3] Dislalia konsisten ditandai dengan kesalahan artikulasi yang selalu sama saat berbicara, sedangkan dislalia tidak konsisten ditandai dengan kesalahan artikulasi yang berubah-ubah dalam setiap pembicaraan.[3]