Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga adalah unsur pelaksana di lingkungan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang bertugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang perlindungan konsumen dan tertib niaga.
Sumber: Lihat artikel asli di Wikipedia
| Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan Republik Indonesia | |
|---|---|
| Gambaran umum | |
| Dasar hukum | Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2022 tentang Kementerian Perdagangan |
| Susunan organisasi | |
| Direktur Jenderal | Moga Simatupang, S.Sos. |
| Situs web | |
| ditjenpktn | |
Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (disingkat Ditjen PKTN) adalah unsur pelaksana di lingkungan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang bertugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang perlindungan konsumen dan tertib niaga.[1]
Dalam melaksanakan tugasnya, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga antara lain menyelenggarakan fungsi:[2]
Untuk mendukung pelaksanaan tugasnya, selain memiliki Balai Pengujian Alat-alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya, Balai Pengelolaan Standar Nasional Satuan Ukuran, Balai Pengujian Mutu Barang, Balai Kalibrasi, dan Balai Sertifikasi, direktorat jenderal ini juga memiliki sejumlah Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) dan Balai Pengawasan Tertib Niaga (BPTN) sebagai berikut:[3]
| Nama | Lokasi | Wilayah kerja |
|---|---|---|
| BSML Regional I | Sumatera Utara | Sumatera |
| BSML RegionalI I | Daerah Istimewa Yogyakarta | Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara |
| BSML Regional III | Kalimantan Selatan | Kalimantan |
| BSML Regional IV | Sulawesi Selatan | Sulawesi, Maluku, dan Papua |
| BPTN Medan | Sumatera | |
| BPTN Bekasi | Jawa Barat dan Banten | |
| BPTN Surabaya | Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara | |
| BPTN Makassar | Sulawesi, Maluku, dan Papua | |